Oleh KH. Rahmat Abdullah

Seonggok kemanusiaan terkapar. Siapa yang mengaku bertanggungjawab. Tak satupun. Bila semua pihak menghindar, biarlah saya menanggungnya, semua atau sebagiannya. Saya harus mengambil alih tanggungjawab ini, dengan kesedihan yang sungguh, seperti saya menangisinya saat pertama kali menginjakkan kaki di mata air peradaban modern, beberapa waktu yang silam. Sebegitukah puncak ketinggian yang kalian capai?.
(more…)