(Jawa Pos, 23/12/08) SIDOARJO – Tri Ratih Agustina, 54, senantiasa menyalakan dan menjaga semangat kaum perempuan agar terus berkobar. Karena itu, pantaslah jika dia dinobatkan sebagai tokoh wanita birokrasi oleh DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sidoarjo pada Sabtu lalu (20/12).
Kepala Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan (BKBPMP) Sidoarjo tersebut memang tak lelah memperjuangkan derajat perempuan. Wanita asal Malang itu ikut berjasa dalam mengantarkan kota Sidoarjo mendapatkan Parahita Eka Praya, penghargaan pertama untuk kota yang aktif dalam pemberdayaan perempuan, pada 2007 lalu.
Salah satu kegiatan yang dia laksanakan adalah mengadakan pelatihan dan seminar untuk calon anggota legislatif perempuan di Sidoarjo. Seminar tersebut, katanya, untuk membuka wawasan perempuan dalam dunia politik. ”Masyarakat tidak lagi butuh janji, tunjukkan buktinya,” tegasnya.
Selain itu, dia juga kerap menyemangati perempuan di lingkungan birokrat agar terus menggali potensi. Harapannya, kata Ratih, supaya eksistensi perempuan tidak terlupakan. ”Kita harus yakin dan mampu setiap melakukan sesuatu,” tuturnya.
Menurut dia, birokrasi pemerintahan tidak menutup kemungkinan perempuan bisa selangkah lebih maju. Perempuan di birokrasi bisa mengubah kebijakan jika memiliki kemampuan. ”Hal itu bisa dimulai dari hal terkecil dalam hidup mereka,” terangnya. (nuq/ib)
Alamat 

Innalillahi wa inna ilaihi roji'un. Telah berpulang ke rahmatullah, seorang mujahidah, Yoyoh Yusroh. Semoga "amal ibadahnya" diterima di sisi Allah SWT dan menjadi inspirasi bagi kaum muslimin dan rakyat Indonesia.
Melalui Posko Penanggulangan Bencana (P2B),