Delapan Hal Tentang PKS
Dikirim oleh
wawan pada Sunday, March 8, 2009 /
Lain-lain /
-
- Anti Korupsi. Media sering memberitakan aksi sensasional politisi dan anggota parlemen PKS menolak uang ilegal (korupsi) atau tidak menerima suap. (Ahmad Norma Permata, Ph.D., “Ideology, Institutions, Political Actions: Prosperous Justice Party (PKS) in Indonesia,” ASIEN Number 109 – The German Journal on Contemporary Asia , October 2008).
- Bersih. PKS berusaha mewujudkan pemerintahan bersih (emphasizing clean government). (Lex Rieffel, “Indonesia’s Quiet Revolution,” Foreign Affairs, September/October 2004)
- Alternatif. Orang memilih PKS karena mereka ingin pemimpin alternatif. (Ahmad Pathoni, “PKS wins an Islamic swing,” Brunei Times, 23/04/08)
- Harapan Baru. PKS adalah harapan baru Indonesia guna mengakhiri korupsi, menumbuhkan kompetensi dan moralitas di pemerintahan. (M.C. Ricklefs, “Religion a Necessity in Indonesian Politics,” Straits Times Singapore, 26/10/04)
- Kader Muda. Kaderisasi partai ini berjalan sangat baik dibanding beberapa partai lain. Tampilnya para politisi muda berpendidikan dan mengusung moral, kepedulian sosial dan beberapa kegiatan dengan cara damai telah menjadi daya tarik tersendiri partai ini. (Ch Robin Simanullang, “PKS: Hidayat atau Tifatul,” Majalah Tokoh Indonesia Edisi 39 Tahun 2009)
- Modern. PKS adalah parpol Islam yang modern (Islamist Modernists) (”The Muslim World after 9/11,” Rand Corporation, 2004)
- Model Masa Depan. PKS memiliki potensi mempersembahkan model masa depan-bagi Indonesia. (James J. Fox, “Future strategy for the Prosperous Justice Party,” Jakarta Post, 07/27/2005). James J. Fox is a professor at the Australian National University and Director of its Research School of Pacific and Asian Studies.
-
- Peduli. PKS menurunkan sukarela terbesar, sekitar 800 – 1000 orang, di antara 8000-an sukarelawan sipil di Aceh. Sukarelawan PKS termasuk yang datang pertama kali di tempat bencana. (Ellen Nakashima, “Indonesian Islamic Party Reaps Rewards of Goodwill,” Washington Post, 14/01/05, Page A13).
- Misi Kemanusiaan.
- Solid dan Eksis. Keberhasilan partai bergantung kepada bagaimana mereka menggunakan kebebasan yang dimiliki untuk mengatur organisasinya. Parpol yang bisa mengatur organisasinya, seperti PKS, akan lebih mampu pula untuk tetap aktif pada masa nonpemilu. Juga eksis di tingkat lokal. (Dr Ulla Fionna PhD, Jawa Pos, 18/02/09)
Yth. Pengurus DPD PKS Sidoarjo,
Dengan ini saya menyatakan keberatan saya atas dikutipnya tulisan saya: Right time for Muslims to unite yang dimuat di Brunei Times dan the Jakarta Post di website partai Anda. Meskipun tulisan saya di atas menyebutkan PKS sebagai salah satu partai yang berjuang bagi rakyat Indonesia, dan saya menunjukkan simpati atas hal tersebut, namun saya tidak berkenan mengizinkan Anda dan partai Anda untuk menggunakan tulisan saya dimaksud sebagai alat propaganda politik di website Anda, apalagi karena ternyata Anda dan parta Anda melakukannya dengan tanpa meminta persetujuan saya sebelumnya. Hal ini adalah satu hal yang tidak dibenarkan dalam etika media dan merupakan persoalan yang berpotensi menimbulkan perkara hukum.
Karenanya, dengan ini saya dengan tegas meminta Anda untuk menghapus tulisan saya di website tersebut. Atas kerjasama yang baik saya ucapkan terimakasih banyak.
Dengan hormat,
Mochamad Subhan Zein
Dari admin:
Terima kasih atas pengingatannya, Mas Subhan. Kami akan segera mengeditnya.
Mohon maaf banyak karena menimbulkan ketidakenakan tersendiri.
Salam