<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>DPD PKS Sidoarjo</title>
	<atom:link href="http://pks-sidoarjo.org/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pks-sidoarjo.org</link>
	<description>Bekerja untuk Sidoarjo Sejahtera</description>
	<lastBuildDate>Mon, 13 Jun 2011 00:54:24 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Semangat Pertumbuhan</title>
		<link>http://pks-sidoarjo.org/hikmah/semangat-pertumbuhan.htm</link>
		<comments>http://pks-sidoarjo.org/hikmah/semangat-pertumbuhan.htm#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Jun 2011 00:54:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>webmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Anis Matta]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Serial Cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pks-sidoarjo.org/?p=1853</guid>
		<description><![CDATA[
Pekerjaan kedua seorang pecinta sejati, setelah memperhatikan, adalah penumbuhan. Inilah cintanya cinta. Inilah rahasia besar yang menjelaskan bagaimana cinta bekerja mengubah kehidupan kita dan membuatnya menjadi lebih baik, lebih bermakna.

Cinta adalah gagasan dan komitmen jiwa tentang bagaimana membuat kehidupan orang yang kita cintai menjadi lebih baik. Jika perhatian memberikan pemahaman mendalam tentang sang kekasih, maka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div align="center"><img src="http://pks-sidoarjo.org/wp-content/uploads/2011/01/Serial-Cinta-08.jpg" height="125" alt="Serial-Cinta-08" hspace="8" width="200" align="left" border="2" /></div>
<p>Pekerjaan kedua seorang pecinta sejati, setelah memperhatikan, adalah penumbuhan. Inilah cintanya cinta. Inilah rahasia besar yang menjelaskan bagaimana cinta bekerja mengubah kehidupan kita dan membuatnya menjadi lebih baik, lebih bermakna.<br />
<span id="more-1853"></span><br />
Cinta adalah gagasan dan komitmen jiwa tentang bagaimana membuat kehidupan orang yang kita cintai menjadi lebih baik. Jika perhatian memberikan pemahaman mendalam tentang sang kekasih, maka penumbuhan berarti melakukan tindakan-tindakan nyata untuk membantu sang kekasih bertumbuh dan berkembang menjadi lebih baik.</p>
<p><a href="http://pks-sidoarjo.org/wp-content/uploads/2009/12/anis-matta_kecil.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-654" title="anis matta_kecil" src="http://pks-sidoarjo.org/wp-content/uploads/2009/12/anis-matta_kecil.jpg" alt="anis matta_kecil" width="75" height="84" /></a>Kita tidak boleh berhenti di ujung perhatian sembari mengatakan kepada sang kekasih: &#8220;Aku mencintaimu sebagaimana kita adanya.&#8221; Atau: &#8220;Aku menerima dirimu apa adanya.&#8221; Memahami dan mengerti sang kekasih tidaklah cukup. Seorang pecinta sejati harus mampu mengimajinasikan sebuah plot akhir dari kehidupan yang akan dijalani sang kekasih. Itu tidak berarti bahwa kita mengintervensi kehidupan pribadinya dan mengatur kehidupan secara rigrid atas nama cinta. Tidak! <strong>Yang dilakukan pecinta sejati adalah menginspirasi sang kekasih untuk meraih kehidupan paling bermutu yang mungkin ia raih berdasarkan keseluruhan potensi yang ia miliki.</strong></p>
<p>Kalau bukan karena kerja-kerja penumbuhan, seorang pecinta sejati tidak akan sanggup bertahan hidup di samping seorang kekasih yang ilmu, pengalaman, ketrampilan dan kepribadiannya tidak bertumbuh dalam 10 tahun masa perkawinannya, misalnya. Kamu pasti bosan mengobrol dengan seorang yang hidupnya stagnan, dingin dan tidak dinamis. </p>
<p>Para pecinta sejati menemukan gairah kehidupan dari perubahan-perubahan yang dinamis. Para pecinta sejati menemukan gairah kehidupan dari perubahan-perubahan dinamis dalam kehidupan kekasih mereka. Seperti gairah kehidupan yang dirasakan seorang ibu ketika menyaksikan bayinya tumbuh dan berkembang menjadi anak remaja lalu dewasa. Atau gairah yang dirasakan seorang guru menyaksikan muridnya tumbuh menjadi ilmuwan dan intelektual.</p>
<p>Penumbuhanlah yang membedakan cinta yang matang dan cinta seorang melankolik. Penumbuhanlah adalah sisi paling rasional dan realistis dari cinta. Penumbuhan memberikan sentuhan edukasi pada hubungan cinta. Sebab di sini cinta bukan sekedar gumpalan emosi di langit jiwa: yang mungkin meledak bagai halilintar, atau membanjiri bumi dengan hujan air mata. Di sini cinta adalah sebuah pekerjaan. Pekerjaan jiwa, pikiran, dan fisik sekaligus. Itu yang membuatnya nyata. Dan efektif.</p>
<p>Di tangan Rasullullah SAW, Aisyah bukan seorang istri. Rasullullah SAW telah menumbuhkannya menjadi bintang di langit sejarah. Suatu saat Ali Tantawi mengatakan: &#8220;Istriku yang hanya tamatan SD ternyata lebih intelek daripada mahasiswi-mahasiswiku yang sudah hampir sarjana.&#8221; Beliau mengatakan itu setelah melewati 10 tahun masa perkawinan. Ketika Iqbal menemukan dirinya telah menjadi filosof dunia, ia menyadari itu kerja sang guru. Maka ia berkata tentang gurunya itu: &#8220;Dan nafas cintanya meniup kuncupku menjadi bunga.&#8221;</p>
<p>Oleh <strong><a href="http://pks-sidoarjo.org/tag/anis-matta">Anis Matta</a></strong></p>
<p>Dipublikasi ulang oleh <a href="http://www.pks-sidoarjo.org">Admin <strong>DPD PKS Sidoarjo</strong></a></p>
<p>Tulisan Anis Matta lainnya:</p>
<ul>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/hikmah/seni-memperhatikan.htm">Seni Memperhatikan</a></li>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/hikmah/karena-jiwa-punya-hajat.htm">Karena Jiwa Punya Hajat</a></li>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/hikmah/indahnya-cinta-jiwa.htm">Indahnya Cinta Jiwa</a></li>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/hikmah/kelezatan-ruhani.htm">Kelezatan Ruhani</a></li>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/hikmah/pelajaran-cinta.htm">Pelajaran Cinta</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pks-sidoarjo.org/hikmah/semangat-pertumbuhan.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seni Memperhatikan</title>
		<link>http://pks-sidoarjo.org/hikmah/seni-memperhatikan.htm</link>
		<comments>http://pks-sidoarjo.org/hikmah/seni-memperhatikan.htm#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Jun 2011 01:02:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Anis Matta]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Serial Cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pks-sidoarjo.org/?p=1859</guid>
		<description><![CDATA[
Kalau intinya cinta adalah memberi, maka pemberian pertama seorang pecinta sejati adalah perhatian. Kalau kamu mencintai seseorang, kamu harus memberi perhatian penuh kepada orang itu. Perhatian yang lahir dari lubuk hati yang paling dalam, dari keinginan yang tulus untuk memberikan apa saja yang diperlukan orang yang kamu cintai untuk menjadi lebih baik dan berbahagia karenanya.

Perhatian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div align="center"><img src="http://pks-sidoarjo.org/wp-content/uploads/2011/01/Serial-Cinta-09.jpg" height="125" alt="Serial-Cinta-09" hspace="8" width="200" align="left" border="2" /></div>
<p>Kalau intinya cinta adalah memberi, maka pemberian pertama seorang pecinta sejati adalah perhatian. Kalau kamu mencintai seseorang, kamu harus memberi perhatian penuh kepada orang itu. Perhatian yang lahir dari lubuk hati yang paling dalam, dari keinginan yang tulus untuk memberikan apa saja yang diperlukan orang yang kamu cintai untuk menjadi lebih baik dan berbahagia karenanya.<br />
<span id="more-1859"></span><br />
Perhatian adalah pemberian jiwa; semacam penampakan emosi yang kuat dari keinginan baik kepada orang yang kita cintai. Tidak semua orang memiliki kesiapan mental untuk memperhatikan. Tidak juga semua orang yang memiliki kesiapan mental memiliki kemampuan untuk terus memperhatikan.</p>
<p><a href="http://pks-sidoarjo.org/wp-content/uploads/2009/12/anis-matta_kecil.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-654" title="anis matta_kecil" src="http://pks-sidoarjo.org/wp-content/uploads/2009/12/anis-matta_kecil.jpg" alt="anis matta_kecil" width="75" height="84" /></a>Memperhatikan adalah kondisi di mana kamu keluar dari dalam dirimu menuju orang lain yang ada di luar dirimu. Hati dan pikiranmu sepenuhnya tertuju kepada orang yang kamu cintai. Itu tidak sesederhana yang kita bayangkan. Mereka yang bisa keluar dari dalam dirinya adalah orang-orang yang sudah terbebas secara psikologis. Yaitu bebas dari kebutuhan untuk diperhatikan. Mereka independen secara secara emosional: kenyamanan psikologis tidak bersumber dari perhatian orang lain terhadap dirinya. Dan itulah musykilnya. Sebab sebagian besar orang lebih banyak terkungkung dalam dirinya sendiri. Mereka tidak bebas secara mental. <strong>Mereka lebih suka diperhatikan daripada memperhatikan. Itu sebabnya mereka selalu gagal mencintai.</strong></p>
<p>Itulah kekuatan para pecinta sejati: bahwa mereka adalah pemerhati yang serius. Mereka memperhatikan orang-orang yang mereka cintai secara intens dan menyeluruh. Mereka berusaha secara terus menerus untuk memahami latar belakang kehidupan sang kekasih, menyelidiki seluk-beluk persoalan hatinya, mencoba menemukan karakter jiwanya, mendefinisikan harapan-harapan dan mimpi-mimpinya, dan mengetahui kebutuhan-kebutuhannya untuk sampai kepada harapan-harapan itu.</p>
<p>Para pemerhati yang serius biasanya lebih suka mendengar daripada didengarkan. Mereka memiliki kesabaran yang cukup untuk mendengar dalam waktu yang lama. Kesabaran itulah yang membuat orang betah dan nyaman menumpahkan isi hatinya kepada mereka. Tapi kesabaran itupula yang memberi mereka peluang untuk menyerap lebih banyak informasi tentang sang kekasih yang mereka cintai.</p>
<p>Tapi di sini juga tersimpan sesuatu yang teramat agung dari rahasia cinta. Rahasia tentang pesona jiwa para pecinta. Kalau kamu terbiasa memperhatikan kekasih hatimu, secara berlahan-lahan dan tanpa ia sadari ia akan tergantung dengan perhatiannmu. Secara psikologis ia akan sangat menikmati saat-saat diperhatikan itu. Bila suatu saat perhatian itu hilang, ia akan merasakan kehilangan yang sangat. Perhatian itu niscaya akan menyiksa jiwanya dengan rindu saat kamu tidak berada di sisinya. Mungkin ia tidak akan mengatakannya. Tapi ia pasti merasakannya.</p>
<p>Oleh <strong><a href="http://pks-sidoarjo.org/tag/anis-matta">Anis Matta</a></strong></p>
<p>Dipublikasi ulang oleh <a href="http://www.pks-sidoarjo.org">Admin <strong>DPD PKS Sidoarjo</strong></a></p>
<p>Tulisan Anis Matta lainnya:</p>
<ul>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/hikmah/semangat-pertumbuhan.htm">Semangat Pertumbuhan</a></li>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/hikmah/karena-jiwa-punya-hajat.htm">Karena Jiwa Punya Hajat</a></li>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/hikmah/indahnya-cinta-jiwa.htm">Indahnya Cinta Jiwa</a></li>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/hikmah/kelezatan-ruhani.htm">Kelezatan Ruhani</a></li>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/hikmah/pelajaran-cinta.htm">Pelajaran Cinta</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pks-sidoarjo.org/hikmah/seni-memperhatikan.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rekrut 1500 Kader Baru</title>
		<link>http://pks-sidoarjo.org/dpd-pks-sidoarjo/rekrut-1500-kader-baru.htm</link>
		<comments>http://pks-sidoarjo.org/dpd-pks-sidoarjo/rekrut-1500-kader-baru.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Jun 2011 12:42:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>webmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[DPD PKS Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[PKS Sidoarjo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pks-sidoarjo.org/?p=1846</guid>
		<description><![CDATA[
MUKERDA PKS Sidoarjo 2011: Rekrut 1500 Kader Baru dan Kokohkan Institusi Partai di 100 Desa Seluruh Sidoarjo
Sebagai kelanjutan MUSDA II PKS Sidoarjo di bulan Desember 2010 lalu, PKS Sidoarjo menyelenggarakan MUKERDA II di SMKN I Buduran Sidoarjo pada hari Minggu (5/6) ini. Sekitar 100-an pengurus inti DPD dan DPC hadir memarakkan perhelatan besar ini.

Mewakili Ketua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div align="center"><img alt="KCD Mukerda PKS Sidoarjo" src="http://pks-sidoarjo.org/wp-content/uploads/2011/06/KCD-Mukerda-PKS-Sidoarjo1.jpg" height="112" hspace="8" width="150" align="left" border="0" /></div>
<p><strong>MUKERDA PKS Sidoarjo 2011: Rekrut 1500 Kader Baru dan Kokohkan Institusi Partai di 100 Desa Seluruh Sidoarjo</strong></p>
<p>Sebagai kelanjutan MUSDA II PKS Sidoarjo di bulan Desember 2010 lalu, PKS Sidoarjo menyelenggarakan MUKERDA II di SMKN I Buduran Sidoarjo pada hari Minggu (5/6) ini. Sekitar 100-an pengurus inti DPD dan DPC hadir memarakkan perhelatan besar ini.<br />
<span id="more-1846"></span></p>
<p>Mewakili Ketua DPW PKS Jatim Hammy Wahjuniyanto yang berhalangan hadir,  KCD (Ketua Cabang Dakwah) I Jatim (Sidoarjo-Surabaya) Habibul Muiz memberikan sambutan dan arahan langsung kepada peserta mukerda.</p>
<p>&#8220;Saya menyampaikan pesan langsung dari Ketua Majelis Syura PKS Hilmi Aminuddin dan Ketua DPW PKS Jawa Timur Hammy Wahjuniyanto kepada Anda semua, yakni <em>al khitob wathoni wa amal Islami</em> (bahasa kebangsaan dengan dasar amal Islami). Bahasa kebangsaan yang harus menjadi idiom politik dan identitas kemasyarakatan kita itu ditopang dengan 4 hal: <em>ruuhul wihdah</em> (semangat persatuan), <em>ruuhud dimokrathiyah</em> (semangat berdemokrasi), <em>ta’adudiyah</em> (pengakuan terhadap pluralitas/keragaman), dan <em>al wasathiyah wal i’tidal</em> (sikap moderat/pertengahan, tidak menyepelekan dan tidak memberatkan).</p>
<p>Mukerda ini akan menetapkan sekumpulan program kegiatan. Kumpulan program kegiatan itu merupakan aplikasi target-target besar yang diamanahkan MUSDA. Program kegiatan inilah yang menjadi panduan teknis bagi struktur, kader, dan simpatisan bekerja di masyarakat.</p>
<p>&#8220;Hasil mukerda ini akan memudahkan kerja kami di Pemilu 2014 nanti dengan cara memberikan program kegiatan turunan di tahun 2011. Gunanya untuk merekrut seribu lima ratus kader baru dan menguatkan struktur partai di 100 desa di seluruh Sidoarjo. Jika kedua hal itu tercapai di tahun 2011 ini, kerja Pemilu 2014 akan lebih ringan,&#8221; papar Ketua DPD PKS Sidoarjo Aditya Nindyatman.</p>
<p>&#8220;Robthul &rsquo;Am adalah salah satu bekal utama mencapai dua hal itu. Robthul &rsquo;Am adalah upaya kader dan simpatisan mendekatkan diri dengan masyarakat terutama masyarakat sekitarnya. Tetangga depan-belakang dan kanan-kirinya. Ikut <em>gaul</em>, <em>cangkrukan</em>, dan kerja bersama-sama masyarakat.&#8221; jelas Sekretaris DPD PKS Sidoarjo Helmi Musa.</p>
<p>Selain itu, program Jasa Keuangan Syariah, Gerakan Memuliakan Perempuan, Mencintai Nabi dan Sunnahnya, pendirian Rumah Keluarga Daerah dan Rumah Aspirasi Rakyat, Pendidikan Politik Generasi Muda, pembuatan Social Media Pejabat Publik PKS, Workshop Pemberdayaan Ekonomi dan UMKM Kader akan dibahas dan dirancang di mukerda ini.</p>
<div align="center"><img alt="Mukerda PKS Sidoarjo" src="http://pks-sidoarjo.org/wp-content/uploads/2011/06/Mukerda-PKS-Sidoarjo1.jpg" height="375" hspace="8" width="500" align="center" border="0" /></div>
<p>Program Pengokohan Institusi 100 Desa Seluruh Sidoarjo itu sendiri diawali dengan penyegaran dan pelantikan struktur baru di kecamatan (DPC). Sebagai simbol penyemangat, mukerda memberi tanda mata &#8220;kursi&#8221; kepada 6 KCD yang meng-supervisi 18 DPC di seluruh Sidoarjo.</p>
<p>Contact Person:<br />
Helmi Musa (082142520171)</p>
<p>Dipublikasi ulang oleh <a href="http://www.pks-sidoarjo.org">Admin <strong>DPD PKS Sidoarjo</strong></a></p>
<p>Konten lainnya:</p>
<ul>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/agenda-kegiatan/golkar-dan-pks-akan-evaluasi-apbd.htm">Golkar dan PKS Akan Evaluasi APBD</a></li>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/pojok-dewan/pks-kritisi-rapbd-sidoarjo-tahun-2010.htm">PKS Kritisi RAPBD Sidoarjo Tahun 2010</a></li>
</ul>
<ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pks-sidoarjo.org/dpd-pks-sidoarjo/rekrut-1500-kader-baru.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>RTH Bekas PPL harus Diawasi</title>
		<link>http://pks-sidoarjo.org/pojok-dewan/rth-bekas-ppl-harus-diawasi.htm</link>
		<comments>http://pks-sidoarjo.org/pojok-dewan/rth-bekas-ppl-harus-diawasi.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Jun 2011 10:01:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>webmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pojok Dewan]]></category>
		<category><![CDATA[Lumpur Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Porong Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Ruang Terbuka Hijau Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pks-sidoarjo.org/?p=1830</guid>
		<description><![CDATA[Usulan terhadap penggunaan lahan Pasar Porong Lama menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) menyeruak. Pasalnya, sejak dibongkar, lahan tersebut dikhawatirkan mangkrak. Sehingga, kalau tidak dimanfaatkan, dikhawatirkan jadi pemukiman liar.

Sekretaris Komisi B DPRD Sidoarjo Aditya Nindyatama yang menyetujui usulan tersebut, mengaku bahwa Pasar Porong Lama harus diprogram dengan baik agar sesuai peruntukannya.
&#8220;Banyak orang yang akan menikmati RTH, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://pks-sidoarjo.org/wp-content/uploads/2011/01/aditya-nindyatman1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1473" title="aditya-nindyatman" src="http://pks-sidoarjo.org/wp-content/uploads/2011/01/aditya-nindyatman1.jpg" alt="Aditya Nindyatman" width="88" height="88" /></a>Usulan terhadap penggunaan lahan Pasar Porong Lama menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) menyeruak. Pasalnya, sejak dibongkar, lahan tersebut dikhawatirkan mangkrak. Sehingga, kalau tidak dimanfaatkan, dikhawatirkan jadi pemukiman liar.<br />
<span id="more-1830"></span><br />
Sekretaris Komisi B DPRD Sidoarjo <strong>Aditya Nindyatama</strong> yang menyetujui usulan tersebut, mengaku bahwa Pasar Porong Lama harus diprogram dengan baik agar sesuai peruntukannya.</p>
<p>&#8220;Banyak orang yang akan menikmati RTH, apalagi kalau nanti banyak lampu penerangannya,&#8221; terangnya.</p>
<p>Meski demikian, nantinya harus ada pengawasan terhadap area tersebut. Sebab, kalau minim pengawasan, tempat itu justru akan digunakan untuk sarana maksiat.</p>
<p>&#8220;Pengawasan harus dilakukan agar tidak ada penyalahgunaan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Menurutnya, sejak terjadi semburan Lumpur, kawasan itu sudah tidak strategis. Untuk aktivitas ekonomi pun, sepertinya juga tidak memungkinkan. Pemkab Sidoarjo bahkan telah merelokasi para pedagang ke Pasar Baru Porong (PBP).</p>
<p>Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Sidoarjo, Djoko Sartono, mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan rencana penggunaan lahan tersebut menjadi RTH.</p>
<p>Dengan menjadikan area itu menjadi lahan terbuka hijau, bisa dimanfaatkan untuk sarana bermain dan rekreasi oleh masyarakat sekitarnya.</p>
<p>&#8220;Lebih baik daripada ditutup dan tanpa manfaat lagi. Sejauh ini, belum ada investor yang berminat.&#8221;</p>
<p>Pasalnya, lokasi tersebut dekat dengan tanggul lumpur dan tanahnya rawan <em>ambles</em>. Sehingga jika lahan tersebut dipakai untuk area perkantoran dan pusat bisnis lainnya, dikhawatirkan tidak ada peminatnya,’’ sahutnya. (vga)</p>
<p>Sumber: Radar Surabaya, 04/06/11</p>
<p>Dipublikasi ulang oleh <a href="http://www.pks-sidoarjo.org">Admin <strong>DPD PKS Sidoarjo</strong></a></p>
<p>Konten lainnya:</p>
<ul>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/pojok-dewan/bekas-pasar-porong-jadi-lahan-hijau.htm">Bekas Pasar Porong Jadi Lahan Hijau</a></li>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/pojok-dewan/bekas-pasar-porong-mangkrak.htm">Bekas Pasar Porong Mangkrak</a></li>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/pojok-dewan/pansus-nilai-pemerintah-tak-sistematis.htm">Pansus Nilai Pemerintah Tak Sistematis</a></li>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/pojok-dewan/try-out-jangan-jadi-ajang-formalitas.htm">Try Out Jangan Jadi Ajang Formalitas</a></li>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/pojok-dewan/warga-45-rt-desak-masuk-peta-terdampak.htm">Warga 45 RT Desak Masuk Peta Terdampak</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pks-sidoarjo.org/pojok-dewan/rth-bekas-ppl-harus-diawasi.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PDAM: Digelontor Rp 14 M</title>
		<link>http://pks-sidoarjo.org/pojok-dewan/pdam-digelontor-rp-14-m.htm</link>
		<comments>http://pks-sidoarjo.org/pojok-dewan/pdam-digelontor-rp-14-m.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Jun 2011 04:06:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>webmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pojok Dewan]]></category>
		<category><![CDATA[PDAM Sidoarjo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pks-sidoarjo.org/?p=1833</guid>
		<description><![CDATA[Manajemen PDAM (perusahaan daerah air minum) Delta Tirta, untuk tahun anggaran 2011 ini, bakal mendapatkan grojokan dana dari Pemkab Sidoarjo. Nilai anggaran yang dikucurkan sebesar Rp 14 miliar.

Pengalokasian anggaran itu sudah tertuang di APBD 2011 dan bakal diperkuat dalam rancangan peraturan daerah (raperda) tentang penyertaan modal Pemkab Sidoarjo pada Perusahaan Daerah Air Minum Delta Tirta [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://pks-sidoarjo.org/wp-content/uploads/2011/01/aditya-nindyatman1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1473" title="aditya-nindyatman" src="http://pks-sidoarjo.org/wp-content/uploads/2011/01/aditya-nindyatman1.jpg" alt="Aditya Nindyatman" width="88" height="88" /></a>Manajemen PDAM (perusahaan daerah air minum) Delta Tirta, untuk tahun anggaran 2011 ini, bakal mendapatkan grojokan dana dari Pemkab Sidoarjo. Nilai anggaran yang dikucurkan sebesar Rp 14 miliar.<br />
<span id="more-1833"></span><br />
Pengalokasian anggaran itu sudah tertuang di APBD 2011 dan bakal diperkuat dalam rancangan peraturan daerah (raperda) tentang penyertaan modal Pemkab Sidoarjo pada Perusahaan Daerah Air Minum Delta Tirta Sidoarjo. Rencananya, raperda itu akan disahkan pada sidang paripurna DPRD Sidoarjo pada Senin (6/6) pekan depan.</p>
<p>&#8220;Penyertaan modal dari Pemkab Sidoarjo untuk PDAM ini sebagai salah satu prasyarat agar Pemkab Sidoarjo mendapatkan dana hibah dari pemerintah Australia. Dana hibah itu akan digunakan penyambungan air bagi masyarakat berpenghasilan rendah,&#8221; ujar Suhariyono, salah satu anggota Pansus Raperda tentang penyertaan modal Pemkab Sidoarjo pada Perusahaan Daerah Air Minum Delta Tirta  Sidoarjo, usai hearing pansus dan pihak PDAM, Jumat (3/6).</p>
<p>Penentuan dana yang akan dikucurkan Pemkab Sidoarjo untuk PDAM itu pembahasannya sempat berjalan alot. Lantaran dalam draf yang diajukan oleh pihak eksekutif, dana tersebut berbunyi bukan Rp 14 miliar, namun senilai Rp 17 miliar. Setelah melalui perdebatan panjang, akhirnya disepakati dana dari pemkab yang akan digunakan untuk penyertaan modal nilainya Rp 14 miliar.</p>
<p>&#8220;Sudah diputuskan bahwa alokasinya bukan Rp 17 miliar, tapi Rp 14 miliar,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Aditya Nindyatman, Ketua Pansus Tiga Raperda Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Sidoarjo, Penyertaan Modal Pemkab Sidoarjo pada Perusahaan Daerah Air Minum ‘Delta Tirta’ Sidoarjo dan Raperda Investasi Pemerintahan Kabupaten Sidoarjo mengatakan, dengan pengesahan raperda itu, dana hibah dari pemerintah Ausralia untuk Pemkab Sidoarjo diharapkan bisa segera dikucurkan.</p>
<p>Sebab, salah satu prasyarat menerima dana hibah harus ada perda yang mengatur penyertaan modal Pemkab Sidoarjo untuk PDAM. &#8220;Kami harapkan, setelah perda ini disahkan, bantuan hibah bisa segera diberikan. Karena salah satu prasyarat menerima dana hibah itu harus ada perda yang mengatur tentang penyertaan modal pemkab ke PDAM,&#8221; ujar <strong>Aditya Nindyatman</strong> yang juga Ketua DPD PKS Sidoarjo.</p>
<p>Sementara itu, Direktur Utama PDAM Delta Tirta H Djajadi mengatakan bahwa parda itu memang dijadikan dasar payung hukum dalam penerimaan dana hibah dari Australia.</p>
<p>Dana hibah sekitar Rp 14 miliar itu rencananya diperuntukkan merealisasikan penyambungan air kepada masyarakat berpenghasilan rendah.(rud)</p>
<p>RTH Bekas PPL harus Diawasi</p>
<p>Usulan terhadap penggunaan lahan Pasar Porong Lama menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) menyeruak. Pasalnya, sejak dibongkar, lahan tersebut dikhawatirkan mangkrak. Sehingga, kalau tidak dimanfaatkan, dikhawatirkan jadi pemukiman liar.</p>
<p>Sekretaris Komisi B DPRD Sidoarjo Aditya Nindiyatama yang menyetujui usulan tersebut, mengaku bahwa Pasar Porong Lama harus diprogram dengan baik agar sesuai peruntukannya.</p>
<p>&#8220;Banyak orang yang akan menikmati RTH, apalagi kalau nanti banyak lampu penerangannya,&#8221; terangnya.</p>
<p>Meski demikian, nantinya harus ada pengawasan terhadap area tersebut. Sebab, kalau minim pengawasan, tempat itu justru akan digunakan untuk sarana maksiat.</p>
<p>&#8220;Pengawasan harus dilakukan agar tidak ada penyalahgunaan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Menurutnya, sejak terjadi semburan Lumpur, kawasan itu sudah tidak strategis. Untuk aktivitas ekonomi pun, sepertinya juga tidak memungkinkan. Pemkab Sidoarjo bahkan telah merelokasi para pedagang ke Pasar Baru Porong (PBP).</p>
<p>Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Sidoarjo, Djoko Sartono, mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan rencana penggunaan lahan tersebut menjadi RTH.</p>
<p>Dengan menjadikan area itu menjadi lahan terbuka hijau, bisa dimanfaatkan untuk sarana bermain dan rekreasi oleh masyarakat sekitarnya.</p>
<p>&#8220;Lebih baik daripada ditutup dan tanpa manfaat lagi. Sejauh ini, belum ada investor yang berminat.&#8221;</p>
<p>Pasalnya, lokasi tersebut dekat dengan tanggul lumpur dan tanahnya rawan ambles. Sehingga jika lahan tersebut dipakai untuk area perkantoran dan pusat bisnis lainnya, dikhawatirkan tidak ada peminatnya,&#8221; sahutnya. (vga)</p>
<p>Sumber: Radar Surabaya, 04/06/11</p>
<p>Dipublikasi ulang oleh <a href="http://www.pks-sidoarjo.org">Admin <strong>DPD PKS Sidoarjo</strong></a></p>
<p>Konten lainnya:</p>
<ul></ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pks-sidoarjo.org/pojok-dewan/pdam-digelontor-rp-14-m.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Karena Jiwa Punya Hajat</title>
		<link>http://pks-sidoarjo.org/hikmah/karena-jiwa-punya-hajat.htm</link>
		<comments>http://pks-sidoarjo.org/hikmah/karena-jiwa-punya-hajat.htm#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 May 2011 00:43:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>webmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Anis Matta]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Serial Cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pks-sidoarjo.org/?p=1811</guid>
		<description><![CDATA[Keagungan. Keluhuran. Ketinggian. Hanya itu yang ada pada cinta misi. Romantikanya juga ada. Tapi tetap dalam bingkai itu. Kita sebut itu romantika perjuangan. Seperti kita memandang indahnya pelangi yang menggores langit. Mengagumkan. Mempesona. Tapi ada jarak. Itu keindahan yang dilukis oleh nilai: kekuatan yang memvisualisasi sisi malaikat dari dalam diri kita ke kanvas kenyataan, lalu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://pks-sidoarjo.org/wp-content/uploads/2011/02/Serial-Cinta-11.jpg" height="125" alt="Serial-Cinta-11" hspace="8" width="200" align="left" border="2" />Keagungan. Keluhuran. Ketinggian. Hanya itu yang ada pada cinta misi. Romantikanya juga ada. Tapi tetap dalam bingkai itu. Kita sebut itu romantika perjuangan. Seperti kita memandang indahnya pelangi yang menggores langit. Mengagumkan. Mempesona. Tapi ada jarak. Itu keindahan yang dilukis oleh nilai: kekuatan yang memvisualisasi sisi malaikat dari dalam diri kita ke kanvas kenyataan, lalu melegenda dalam riwayat sejarah.<br />
<span id="more-1811"></span><br />
Tapi manusia tercipta dari tanah. Dan tanah punya tabiatnya sendiri. Juga punya rasa, punya mau, punya hajatnya sendiri. Juga punya permintaannya sendiri dari asal usul ini kehidupan manusia tersublimasi menjadi riwayat yang rumit dan kompleks. Begitu juga cinta jiwa yang lahir dari sini. Kalau dalam cinta misi perasaan bergerak mengikuti pikiran dan nilai, dalam cinta jiwa perasaan bergerak memenuhi kebutuhannya sendiri. Kebutuhan akan kegenapan. Kebutuhan akan kesatuan.</p>
<p>Sendiri. Sepi. Itu musuh jiwa manusia. Sebab alam ini termasuk kita-tercipta berpasangan. Begitu juga kita: kita semua punya pasangan hidup dalam perkawinan dan pasangan sosial dalam bermasyarakat. Perjalanan menemukan pasangan jiwa adalah kebutuhan eksistensial. Sampai kita menembus ruang dan waktu yang panjang: &#8220;sebab keterpisahan ini,&#8221; kata Rumi, &#8220;hanya tipu daya waktu.&#8221;</p>
<p><a href="http://pks-sidoarjo.org/wp-content/uploads/2009/12/anis-matta_kecil.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-654" title="anis matta_kecil" src="http://pks-sidoarjo.org/wp-content/uploads/2009/12/anis-matta_kecil.jpg" alt="anis matta_kecil" width="75" height="84" /></a>Sebab ia lahir dari kebutuhan akan kegenapan dan kesatuan, cinta jiwa mensyaratkan adanya penerimaan. Tidak ada pertemuan tanpa penerimaan. Syarat ini tidak selalu ada dalam cinta misi. Tapi syarat ini pula yang membuat cinta jiwa menjadi rumit. Sebab asas penerimaan jiwa ini juga beragam. Ada faktor kesamaan. Ada faktor kegenapan. Ada faktor keseimbangan. Seperti dua sungai besar yang bertemu dalam samudera yang sama lalu menciptakan gelombang cinta yang dahsyat. Itu yang lahir dari kesamaan.</p>
<p>Atau lidah api yang menyala-nyala namun dipadamkan oleh air yang sejuk. Cinta yang ini lahir dari kebutuhan akan keseimbangan. Atau seperti air yang bening yang mengaliri lahan tanah yang subur lalu melahirkan taman kehidupan yang indah. Ini kegenapan jiwa yang melahirkan cinta.</p>
<p>Kerumitan terletak pada pencarian &#8220;<em>meeting point</em>&#8221; dari dua jiwa. Itu pada kesamaan atau kegenapan atau keseimbangan antara dua karakter. Hampir tidak ada pertemuan jiwa di luar ketiga meeting point itu. Bayangkanlah jika yang terjadi sebaliknya. Api bertemu angin akan menciptakan kebakaran yang ganas. Air bertemu angin yang melahirkan gelombang tsunami. </p>
<p>Baik dalam perkawinan atau perkawanan kita menemukan kerumitan itu. Itu masalah kecocokan. Sebab harus ada dua tangan untuk bisa bertepuk. Dua jiwa hanya mungkin bisa bertemu dan menyatu jika hajat mereka sama. Hikmah itulah yang disampaikan Rasullullah saw, &#8220;<em>Jiwa-jiwa itu ibarat prajurit-prajurit yang dibaris-bariskan. Yang saling mengenal di antara mereka pasti akan saling melembut dan menyatu. Yang tidak saling mengenal di antara mereka pasti akan saling berbeda dan berpisah.</em>&#8221;</p>
<p>Oleh <strong><a href="http://pks-sidoarjo.org/tag/anis-matta">Anis Matta</a></strong></p>
<p>Dipublikasi ulang oleh <a href="http://www.pks-sidoarjo.org">Admin <strong>DPD PKS Sidoarjo</strong></a></p>
<p>Tulisan Anis Matta lainnya:</p>
<ul>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/hikmah/semangat-pertumbuhan.htm">Semangat Pertumbuhan</a></li>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/hikmah/seni-memperhatikan.htm">Seni Memperhatikan</a></li>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/hikmah/indahnya-cinta-jiwa.htm">Indahnya Cinta Jiwa</a></li>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/hikmah/kelezatan-ruhani.htm">Kelezatan Ruhani</a></li>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/hikmah/pelajaran-cinta.htm">Pelajaran Cinta</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pks-sidoarjo.org/hikmah/karena-jiwa-punya-hajat.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indahnya Cinta Jiwa</title>
		<link>http://pks-sidoarjo.org/hikmah/indahnya-cinta-jiwa.htm</link>
		<comments>http://pks-sidoarjo.org/hikmah/indahnya-cinta-jiwa.htm#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 May 2011 00:42:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>webmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Anis Matta]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Serial Cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pks-sidoarjo.org/?p=1809</guid>
		<description><![CDATA[Tidak ada yang lebih indah dalam sejarah perasaan manusia seperti saat-saat ketika ia sedang jatuh cinta. Bukan karena dunia disekeliling kita berubah pada kenyataannya. Tapi saat-saat jatuh cintalah yang seketika mengubah persepsi kita tentang dunia disekeliling kita. Tidak selalu karena wanita yang kita cintai itu memang cantik pada kenyataannya. Tapi cinta kita padanya yang membuat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://pks-sidoarjo.org/wp-content/uploads/2011/02/Serial-Cinta-13.jpg" height="125" alt="Serial-Cinta-13" hspace="8" width="200" align="left" border="2" />Tidak ada yang lebih indah dalam sejarah perasaan manusia seperti saat-saat ketika ia sedang jatuh cinta. Bukan karena dunia disekeliling kita berubah pada kenyataannya. Tapi saat-saat jatuh cintalah yang seketika mengubah persepsi kita tentang dunia disekeliling kita. Tidak selalu karena wanita yang kita cintai itu memang cantik pada kenyataannya. Tapi cinta kita padanya yang membuat cantik di mata kita.<br />
<span id="more-1809"></span><br />
Saat jatuh cinta adalah saat di mana persepsi kita mengalamai <em>shifting</em> pada semua realitas yang ada di sekeliling kita. Kadang kita mungkin mengelabuhi diri sendiri. Tapi itu puncak subjektifitas yang justru mengubah kita menjadi lebih positif dalam kita memandang segala sesuatu. </p>
<p><a href="http://pks-sidoarjo.org/wp-content/uploads/2009/12/anis-matta_kecil.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-654" title="anis matta_kecil" src="http://pks-sidoarjo.org/wp-content/uploads/2009/12/anis-matta_kecil.jpg" alt="anis matta_kecil" width="75" height="84" /></a>Seperti indahnya subjektifitas pada dunia anak-anak. Bagi mereka realitas yang sesungguhnya adalah realitas yang mereka persepsikan. Bukan realitas yang ada di luar sana seperti yang dilihat oleh orang dewasa. Bangku bisa dipersepsi sebagai rumah. Tongkat bia dipersepsi sebagai senjata. Dunia menjadi sangat ringan dan fleksibel di mata mereka. Karena itu dunia anak selalu indah, selalu penuh kenangan. </p>
<p>Begitu juga saat kita jatuh cinta. <em>Shifting</em> pada persepsi kita membuat dunia kita serasa jadi realitas lain yang begitu indah. Dan itu membawa kenyamanan pada rongga dada kita. Karena perasaan kita seketika berbunga-bunga. Karena, kata Ibnu Hazem, ruh kita seketika jadi ringan dan lembut, badan kita seketika wangi, senyum kita seketika mengembang lebar, benci dan dendam dan angkara murka seketika lenyap dari ruang hati kita, dan tiba-tiba saja yang bukan penyair jadi penyair, yang tidak bisa bernyanyi menjadi penyayi.</p>
<p>Suatu saat, seorang raja bingung menyaksikan putera mahkotanya begitu pemalas, apatis, tidak bergairah, tidak berminat pada ilmu pengetahuan, tidak bisa pidato. Ia gundah, karena putera mahkotanya sama sekali tidak layak jadi raja. Maka sang raja memerintahkan seorang dayang cantik istana untuk menggoda sang putera mahkota. </p>
<p>Bilang padanya, pesan sang raja pada dayang cantik itu, aku sangat mencintaimu dan bersedia jadi permaisurinya. Nanti kalau hatinya sudah berbunga-bunga, bilang lagi padanya-lanjut sang raja-tapi ada syaratnya, kamu harus bersemangat, lebih rajin dan mau menyiapkan diri jadi raja, dan aku percaya kamu bisa. </p>
<p>Firasat sang raja ternyata benar. Putera mahkota seketika berubah: ia mengubah penampilannya jadi keren dan wangi, ia mempelajari berbagai macam ilmu, ia juga tampil berpidato, ia juga menulis. Saat jatuh cinta telah mengubah persepsinya tentang dirinya dan dunianya, seketika membangkitkan semangat hidupnya, dan meledakkan semua potensinya.</p>
<p><strong><em>Shifting</em> pada persepsi mengembalikan sisi kekanakan kita saat kita jatuh cinta. Itu keindahan yang mempertemukan kita dengan sisi kemanusiaan kita; subjektif, melankolis, kekanakan, tapi positif. Dan indah.</strong></p>
<p>Oleh <strong><a href="http://pks-sidoarjo.org/tag/anis-matta">Anis Matta</a></strong></p>
<p>Dipublikasi ulang oleh <a href="http://www.pks-sidoarjo.org">Admin <strong>DPD PKS Sidoarjo</strong></a></p>
<p>Tulisan Anis Matta lainnya:</p>
<ul>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/hikmah/semangat-pertumbuhan.htm">Semangat Pertumbuhan</a></li>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/hikmah/seni-memperhatikan.htm">Seni Memperhatikan</a></li>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/hikmah/karena-jiwa-punya-hajat.htm">Karena Jiwa Punya Hajat</a></li>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/hikmah/kelezatan-ruhani.htm">Kelezatan Ruhani</a></li>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/hikmah/pelajaran-cinta.htm">Pelajaran Cinta</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pks-sidoarjo.org/hikmah/indahnya-cinta-jiwa.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kebangkitan Nasional pada Siang Hari Ini</title>
		<link>http://pks-sidoarjo.org/dpd-pks-sidoarjo/kebangkitan-nasional-pada-siang-hari-ini.htm</link>
		<comments>http://pks-sidoarjo.org/dpd-pks-sidoarjo/kebangkitan-nasional-pada-siang-hari-ini.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 May 2011 08:54:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>webmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[DPD PKS Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Kebangkitan Nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pks-sidoarjo.org/?p=1826</guid>
		<description><![CDATA[Sungguh &#8230;
Panas siang ini tidak sepanas kegelisahan kami (pada negeri)

Sungguh &#8230;
Terik siang ini tidak seterik kegerahan kami (pada negeri)

Negeri besar menanti orang-orang besarnya (pula)
Negeri kaya menanti orang-orang kaya-pedulinya (pula)
Negeri indah menanti orang-orang indah-akhlaknya (pula)
Mari kawan, mari teman
Kau genggam tanganku dan ku kepal tanganmu
Rentak langkah sama dan gerak seayunan
Hadir di masa-masa penantian itu
(Alun-Alun Sidoarjo, 22/05/12)
Dipublikasi ulang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sungguh &#8230;<br />
Panas siang ini tidak sepanas kegelisahan kami (pada negeri)<br />
<span id="more-1826"></span><br />
Sungguh &#8230;<br />
Terik siang ini tidak seterik kegerahan kami (pada negeri)</p>
<div align="center"><img alt="Kebangkitan Nasional PKS Sidoarjo" src="http://pks-sidoarjo.org/wp-content/uploads/2011/05/Kebangkitan-Nasional-PKS-Sidoarjo.jpg" height="337" hspace="8" width="450" align="center" border="0" /></div>
<p>Negeri besar menanti orang-orang besarnya (pula)<br />
Negeri kaya menanti orang-orang kaya-pedulinya (pula)<br />
Negeri indah menanti orang-orang indah-akhlaknya (pula)</p>
<p>Mari kawan, mari teman<br />
Kau genggam tanganku dan ku kepal tanganmu<br />
Rentak langkah sama dan gerak seayunan<br />
Hadir di masa-masa penantian itu</p>
<p>(Alun-Alun Sidoarjo, 22/05/12)</p>
<p>Dipublikasi ulang oleh <a href="http://www.pks-sidoarjo.org">Admin <strong>DPD PKS Sidoarjo</strong></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pks-sidoarjo.org/dpd-pks-sidoarjo/kebangkitan-nasional-pada-siang-hari-ini.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hanya Milik Allah SWT</title>
		<link>http://pks-sidoarjo.org/hikmah/hanya-milik-allah-swt.htm</link>
		<comments>http://pks-sidoarjo.org/hikmah/hanya-milik-allah-swt.htm#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 May 2011 00:51:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>webmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pks-sidoarjo.org/?p=1818</guid>
		<description><![CDATA[
Saudaraku. Semoga kita tidak tertipu oleh kemuliaan duniawi. Karena, kemuliaan itu sesungguhnya hanya datang dari Allah SWT.

Kemuliaan tidak datang dari makhluk. Kemuliaan tidak pernah datang dari harta benda. Kemuliaan tidak muncul dari banyaknya ilmu. Kemuliaan juga tidak hadir dari profesi, jabatan dan kedudukan, bagaimanapun tingginya. Kemuliaan, penghormatan, penerimaan terhadap seseorang, hanya akan ada jika seseorang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div align="center"><img alt="Hanya Milik Allah SWT" src="http://pks-sidoarjo.org/wp-content/uploads/2011/04/Hanya-Milik-Allah-SWT.jpg" height="149" hspace="8" width="150" align="left" border="0" /></div>
<p>Saudaraku. Semoga kita tidak tertipu oleh kemuliaan duniawi. Karena, kemuliaan itu sesungguhnya hanya datang dari Allah SWT.<br />
<span id="more-1818"></span><br />
Kemuliaan tidak datang dari makhluk. Kemuliaan tidak pernah datang dari harta benda. Kemuliaan tidak muncul dari banyaknya ilmu. Kemuliaan juga tidak hadir dari profesi, jabatan dan kedudukan, bagaimanapun tingginya. Kemuliaan, penghormatan, penerimaan terhadap seseorang, hanya akan ada jika seseorang mendapat izzah (kemuliaan) dari Allah SWT. </p>
<p>&#8220;<em>Izzah (kemuliaan) itu seluruhnya milik Allah.</em>&#8221; (QS. Yunus: 65). Hanya itu.</p>
<p>Dengarkanlah cerita yang diungkapkan Ibnul Jauzi rahimahullah, &#8220;<em>Aku telah melihat ada orang yang menghabisi usianya untuk ilmu hingga ia tua renta. Tapi ia tidak mem-unyai kedudukan mulia di hati manusia. Ia tidak dikelilingi orang, padahal ilmunya melimpah. Aku juga melihat orang yang mendekatkan diri pada Allah dan melewati waktu mudanya dalam kebaikan, sedangkan ia tidak memiliki ilmu sebanyak orang tadi. Namun Allah telah meninggikan kedudukan dirinya dalam hati orang banyak. Ia dikenang oleh banyak orang. Orang-orang bahkan menyebut kebaikannya lebih dari kebaikan yang telah ia lakukan.</em>&#8221; </p>
<p>Apa artinya? Kemuliaan Al Khaliq selalu identik dengan kemuliaan makhluk-Nya. Kecintaan Al Khaliq selalu memunculkan dengan kecintaan makhluk-Nya.</p>
<p>Kemuliaan dunia sering membuat kita lalai. Kita bisa menjadi sangat senang dan bangga dengan atribut kemuliaan dan kehormatan di sini. Kita bisa melupakan apa saja demi mengejar kemuliaan dan kehormatan itu.</p>
<p>Saudaraku. Semoga kita mendapat kemuliaan dari Allah SWT.</p>
<p>Dahulu, Umar bin Khattab ra, &#8220;<em>Dahulu, kami adalah orang-orang yang terhina. Lalu Allah meninggikan kemuliaan kami dengan Islam. Demi Allah, andai saja kami mencari kemuliaan selain dari Islam. Pasti Allah akan membuat kami menjadi terhina lagi.</em>&#8221;</p>
<p>Umar ingin menanamkan keyakinan pada kita bahwa menjadi mulia di hadapan Allah SWT adalah kunci kekuatan, semangat, sikap optimis dan menjadi syarat kemenangan. Wajarlah jika salah seorang dari para sahabat itu, selalu menggantungkan harapan dan cita-citanya yang sangat tinggi. </p>
<p>Ketika Rabiah bin Kab Al Aslami, seorang pemuda sahabat dan termasuk di antara kalangan orang-orang fakir miskin, dikatakan oleh Rasulullah SAW, &#8220;Mintalah padaku apa yang engkau perlukan.&#8221; Ia segera mengatakan, &#8220;<em>Aku ingin agar aku bisa menemanimu di surga.</em>&#8221; </p>
<p>Rabiah tidak sekedar meminta masuk surga, tapi meminta menemani Rasulullah di dalamnya. Cita-cita hidupnya itulah yang menjadikan generasi salafushalih mempunyai kekuatan dan semangat yang besar.</p>
<p>Saudaraku.<br />
Semoga Allah SWT memberikan kekuatan kepada kita untuk tetap tegar menghadapi berbagai kesulitan dan tantangan yang akan kita hadapi di sini. Semoga Allah selalu memancarkan kemuliaan-Nya dalam jiwa dan hati kita. Dari kemuliaan yang berasal dari Allah SWT sajalah, yang akan membuat kita merasakan semua kondisi dengan kenikmatan. Dan itu sajalah, modal kita untuk bisa mengarungi perjalanan ini.</p>
<p>Sebagaimana nasihat Hasan Al Bashri rahimahullah kepada seseorang yang bertanya padanya, &#8220;Aku ingin menempuh perjalanan panjang, berilah aku bekal.&#8221; Hasan Al Bashri serta merta menjawabnya dengan sangat singkat dan tegas, &#8220;<em>Wahai saudaraku, tinggikan dan muliakan saja perintah Allah di mana saja. Maka Allah pasti akan menjadikanmu mulia di mana.</em>&#8221; (Az Zuhd/263). </p>
<p>Allahu Akbar. Sungguh Maha Besar Allah SWT.</p>
<p>Mari lebih mendekat lagi pada Allah SWT. Ingat, selangkah kita mendekat pada Allah, maka Allah akan mendekati kita sepuluh lang-kah bahkan lebih dari itu. Sepuluh langkah kita mendekati Allah, maka Allah akan mendekati kita seratus langkah. Bahkan lebih dari itu.</p>
<p>Allah SWT, akan berlari mendekati kita, jika mendekati-Nya dengan berjalan.</p>
<p>Renungkan dan resapilah kandungan kasih sayang Allah SWT yang pernah diungkapkan Rasulullah dalam haditsnya itu. Mari lebih mendekat lagi pada Allah SWT.</p>
<p>Saudaraku.<br />
Mari tundukkan hati. Menyadari lebih dalam lagi, apa yang menjadi cita-cita hidup kita dan kepada siapa kita sangat bergantung. Semoga kita bisa menjadi lebih mengerti bahwa mencari kemuliaan dari selain Allah, adalah sangat menipu. Kemuliaan yang datang bukan dari Allah SWT, bahkan menjadi jerat syaitan yang menyesatkan. </p>
<p>&#8220;<em>Barang siapa yang memuliakan Allah, Allah akan memuliakannya. Barang siapa yang menghinakan Allah, Allah akan menghinakannya</em>,&#8221; begitu nasihat Hasan Al Bashri. (Az Zuhd/120)</p>
<p>Saudaraku,<br />
Tenanglah di sini. Sebenarnya, tak ada yang bisa menyempitkan dan membuat kita sedih di jalan ini. Berjalanlah terus, hadapi keadaan apapun di atasnya. </p>
<p>Para salafushalih yang mendahului kita telah bepesan, &#8220;<em>Jika engkau dirundung ketakutan, ditimpa kesedihan, diterpa gelisah, berdirilah saat itu juga untuk sholat. Ruhmu akan meninggi dan jiwamu akan tenang. Sesungguhnya sholat mampu menghilangkan kesedihan dengan izin Allah. Sholat mampu menghapus kegelisahan.</em>&#8220;(La tahzan, Syaikh Al Qarni)</p>
<p>Di situlah letaknya rahasia dan inti kemuliaan, saudaraku. Kemuliaan yang mula-mula terpancar dari dalam diri. Kemuliaan jiwa yang lalu menjadikannya, tak pernah larut dalam ombak kehidupan. Kemuliaan yang menjadikan seseorang tangguh, pantang menyerah dalam berjuang.</p>
<p>Kemuliaan yang menjadi sumber kemuliaan dalam hati semua makhluk. Dan, kemuliaan itu hanya datang dari Allah SWT saja.</p>
<p>Dengarlah nasihat Ibnul Qayyim rahimahullah, tentang siapa orang yang paling merasakan kelezatan hidup? Katanya, &#8220;<em>Mereka adalah orang-orang yang mendapatkan lezatnya bermarifah kepada Allah, lalu mencintai, merindukan pertemuan dengan-Nya, sambil tetap cenderung untuk tetap dicintai dan diridhai-Nya.</em>&#8221;</p>
<p>Sumber: Tarbawi Edisi 76 Th. 5/Dzulhijjah 1424 H/23 Januari 2004 M</p>
<p>Dipublikasi ulang oleh <a href="http://www.pks-sidoarjo.org">Admin <strong>DPD PKS Sidoarjo</strong></a></p>
<p>Tulisan Lainnya:</p>
<ul>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/hikmah/semangat-pertumbuhan.htm">Semangat Pertumbuhan</a></li>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/hikmah/seni-memperhatikan.htm">Seni Memperhatikan</a></li>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/hikmah/karena-jiwa-punya-hajat.htm">Karena Jiwa Punya Hajat</a></li>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/hikmah/indahnya-cinta-jiwa.htm">Indahnya Cinta Jiwa</a></li>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/hikmah/kelezatan-ruhani.htm">Kelezatan Ruhani</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pks-sidoarjo.org/hikmah/hanya-milik-allah-swt.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kelezatan Ruhani</title>
		<link>http://pks-sidoarjo.org/hikmah/kelezatan-ruhani.htm</link>
		<comments>http://pks-sidoarjo.org/hikmah/kelezatan-ruhani.htm#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 May 2011 00:44:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>webmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Anis Matta]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Serial Cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pks-sidoarjo.org/?p=1813</guid>
		<description><![CDATA[
Cinta misi hanya bersemi dari nurani yang hidup. Tapi dari manakah nurani kita menemukan kehidupan? Dari cinta Allah dan cinta kebenaran. Inilah cintanya cinta. Denyut kehidupan nurani adalah tanda-tandanya. Cinta misi adalah buahnya.

Cerita-cerita keagungan yang kita warisi dari sejarah sesungguhnya merupakan penampakan cinta misi dari waktu ke waktu. Ia mengejawantah pada karya-karya ilmiah para ulama, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div align="left"><img src="http://pks-sidoarjo.org/wp-content/uploads/2011/02/Serial-Cinta-10.jpg" height="125" alt="Serial-Cinta-10" hspace="8" width="200" align="left" border="2" /></div>
<p>Cinta misi hanya bersemi dari nurani yang hidup. Tapi dari manakah nurani kita menemukan kehidupan? Dari cinta Allah dan cinta kebenaran. Inilah cintanya cinta. Denyut kehidupan nurani adalah tanda-tandanya. Cinta misi adalah buahnya.<br />
<span id="more-1813"></span><br />
Cerita-cerita keagungan yang kita warisi dari sejarah sesungguhnya merupakan penampakan cinta misi dari waktu ke waktu. Ia mengejawantah pada karya-karya ilmiah para ulama, pada darah dan air mata syuhada, pada keadilan para pemimpin, pada kasih sayang para duat (dai), pada kelembutan para guru. </p>
<p>Tidak ada karya besar tanpa cinta misi. Itu yang membuat cinta ini jadi teramat agung. Sekaligus rumit. Karena seluruh isinya adalah karya. Adalah kerja. Adalah memberi. Tanpa pernah terpengaruh oleh penerimaan dan penolakan. Penerimaan mungkin menguatkannya. Tapi penolakan tidak mengendurkannya.</p>
<p><a href="http://pks-sidoarjo.org/wp-content/uploads/2009/12/anis-matta_kecil.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-654" title="anis matta_kecil" src="http://pks-sidoarjo.org/wp-content/uploads/2009/12/anis-matta_kecil.jpg" alt="anis matta_kecil" width="75" height="84" /></a>Pertanyaan kemudian muncul di sini. Dari mana mereka menemukan energi itu? Apa yang membuat mereka sanggup berkarya dan memberi terus-menerus, sementara kadang-atau bahkan sering sekali-mereka tidak dipahami atau bahkan terabaikan oleh orang-orang yang justru mereka cintai? Pasti ada rahasia hati yang mereka simpan dengan rapih. Tapi apakah rahasia hati itu?</p>
<p>Kelezatan ruhani. Itulah rahasianya. Yang mereka cintai sesungguhnya adalah Allah, adalah kebenaran, adalah misi hidup mereka. Bukan orang, atau benda atau bentuk apapun. </p>
<p>Yang mereka rindukan adalah surga abadi, adalah bidadari-bidadari yang kelak akan mengitari mereka, adalah pandangan mata pada cahaya wajah Allah. Bukan pujian dan penerimaan manusia.</p>
<p>Manusia hanya medan karya tempat cinta mengejawantah. Maka Allah memberi mereka kelezatan demi kelezatan setiap kali cinta itu mengejawantah. Kelelahan-kelelahan melahirkan kegembiraan ruhani, kelezatan yang melahirkan energi baru untuk terus mengejawantahkan cinta. </p>
<p>Seperti orgasme yang kita rasakan pada setiap keintiman fisik, dan mengajak kita untuk mengulangi dan mengulangi, seperti itulah Allah memberi kelezatan ruhani. Setiap kali cinta pada Nya mengejawantah pada cinta misi, setiap kali cinta vertikal itu mengejawantah pada horizon kehidupan manusia. </p>
<p>Kelezatan ruhani itulah sumber energinya. Di sana, makna-makna penerimaan, keberartian, keterhormatan, keberanian hati, merasuk ke serat-serat jiwa dan melapangkan serta meluaskannya sampai ia tampak bagai karpet merah nan empuk di tengah gurun luas yang tersambung dengan kaki langit.</p>
<p>Itulah kelezatan ruhani yang dirasakan Khalid bin Walid dari kecamuk perang, atau Utsman saat berinfak, atau Umar saat mengantar gandum di tengah malam pada rakyat miskin, atau Sayyid Quthub menjelang digantung. </p>
<p>Kelezatan ruhani itu adalah ledakan kegembiraan yang mendengung di cakrawala kesadaran batin kita. Orang-orang tidak menyaksikannya. Tapi mereka merasakan penampakannya. Maka seorang ahli ibadah mengatakan: &#8220;<em>Seandainya para raja mengetahui kelezatan yang kita rasakan dalam ibadah ini, mereka pasti akan menyiksa kita untuk merampas kelezatan itu.</em>&#8221;</p>
<p>Oleh <strong><a href="http://pks-sidoarjo.org/tag/anis-matta">Anis Matta</a></strong></p>
<p>Dipublikasi ulang oleh <a href="http://www.pks-sidoarjo.org">Admin <strong>DPD PKS Sidoarjo</strong></a></p>
<p>Tulisan Anis Matta lainnya:</p>
<ul>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/hikmah/semangat-pertumbuhan.htm">Semangat Pertumbuhan</a></li>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/hikmah/seni-memperhatikan.htm">Seni Memperhatikan</a></li>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/hikmah/karena-jiwa-punya-hajat.htm">Karena Jiwa Punya Hajat</a></li>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/hikmah/indahnya-cinta-jiwa.htm">Indahnya Cinta Jiwa</a></li>
<li><a href="http://pks-sidoarjo.org/hikmah/pelajaran-cinta.htm">Pelajaran Cinta</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pks-sidoarjo.org/hikmah/kelezatan-ruhani.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

