“8 Tokoh Perempuan Sidoarjo” peraih PKS Award

Dec 20th, 2008 | By wawan | Category: DPD PK Sejahtera

PKS Award untuk 8 Inspiring Women Sidoarjo

Ada berbagai macam cara untuk menghormati ibu. PKS Sidoarjo, misalnya, Dengan memanfaatkan momentum Hari Ibu dan kebangkitan perempuan Indonesia yang jatuh pada tanggal 22 Desember ini, PKS Sidoarjo akan menganugerahkan “Inspiring Women” kepada 8 tokoh perempuan Sidoarjo. Mereka adalah perempuan-perempuan yang selama ini dinilai sebagai inspirator bagi kemajuan kaum ibu dan perempuan di Sidoarjo.

Mereka telah bekerja memberikan karya terbaik mereka kepada masyarakat Sidoarjo, memberdayakan kaum ibu dan perempuan. Mereka bertahan di tengah krisis, melawan kemiskinan dan pengangguran, memberi harapan dan pencerahan, membuka peluang di tengah kegalauan. Mereka memerankan jabatannya seoptimal mungkin untuk menyelesaikan masalah-masalah pemberdayaan ibu dan perempuan.

PKS menginginkan 8 tokoh perempuan ini bisa menginspirasi bagi ibu dan perempuan-perempuan Sidoarjo untuk terus mengembangkan potensi dirinya agar menjadi Perempuan Cerdas, Sehat, dan Sejahtera. PKS menginginkan apa yang telah mereka lakukan, juga membuka mata bagi ibu dan perempuan yang lainnya. Mereka bisa berkarya ditengah kesibukan mereka mengurusi anak dan keluarganya.

“Hj Mariam dengan 11 anaknya masih mau berusaha dengan mengerjakan kerajinan batik ‘Jetis’. Usaha batik itu bisa menghidupi 50 pegawai,” papar Lina Ariani, Ketua Bidang Kewanitaan DPD PKS Sidoarjo.

Delapan “Inspiring Women” ini adalah perempuan yang aktif di lembaga, yayasan, organisasi, dan usaha kecil. Sepak terjang mereka menjadi inspirator dan motivator perubahan dalam 8 kategori yaitu birokrasi, wirausaha, sosial budaya, peberdayaan ekonomi, lingkungan, pendidikan, serta kesehatan.

Mereka yang masuk dalam nominator 8 besar versi PKS Sidoarjo adalah: Kepala BKBPMP Ibu Tri Ratih Agustina (kategori birokrasi), Penemu Bandeng Tanpa Duri Nur Suriati (pemberdayaan ekonomi), Pengusaha Batik “Jetis” Hj. Mariam (wirausaha), Ibu Guru Ummi Kultsum (pendidikan), mantan Ketua Muslimat NU Sidoarjo Fatmah Assegaf (keagamaan), Jujuk Rusdiana (sosial kemasyarakatan), salah satu penggiat Gerakan Green and Clean Sidoarjo Endang Suyati (lingkungan hidup), dan Penggerak Desa Siaga Nanik Hidayati (kesehatan).

“Bagi kami, kiprah mereka sudah nyata dirasakan masyarakat daerah Sidoarjo,” tanda Lina yang juga menjadi caleg DPR RI.

Acara penganugerahan yang mengusung tema “80 Tahun Kebangkitan Perempuan Indonesia: Inspirasi bagi Sidoarjo Sejahtera” ini diadakan di halaman depan DPD PKS Sidoarjo, Sabtu 20 Desember dan dihadiri oleh sekitar 50 aktivis perempuan.

One comment
Leave a comment »

  1. Memang bidang wanita PKS aktif berpartisipasi di masyarakat. InsyaAllah acara-acara yang dibuat untuk kesejahteraan kaum wanita bisa bermanfaat terutama untuk masyarakat di kabupaten Sidoarjo. Semoga aktifitasnya terus menerus dilakukan sebelum atau sesudah pemilu.

Leave Comment