Oleh KH. Rahmat Abdullah
Klaim, za’m, da’wa dan zhann
Otong, Atok dan Udin masih memanjat batang pinang yang licin, bercampur oli dan keringat, dengan bendera, kembang gula, dan beberapa barang elektronika di pucuknya.
(more…)
Oleh KH. Rahmat Abdullah
Klaim, za’m, da’wa dan zhann
Otong, Atok dan Udin masih memanjat batang pinang yang licin, bercampur oli dan keringat, dengan bendera, kembang gula, dan beberapa barang elektronika di pucuknya.
(more…)
Oleh KH. Rahmat Abdullah
Amerika ataupun Sovyet sama sekali tak pernah membayangkan betapa negeri ’adidaya’ itu akan bubar semudah penonton topeng monyet atau gerombolan katak yang ditumpukkan di atas baki.
(more…)
Belajar dari pemboikotan kafir Quraisy terhadap kaum Muslimin
Oleh Untung Wahono
Keagungan nilai-nilai suatu ajaran tidak selalu akan menimbulkan simpati manusia, tetapi seringkali justru menimbulkan kecemasan dan ketakutan dari pihak lain, disebabkan mereka merasa kepentingannya akan terganggu dengan ajaran itu. Itulah sebabnya upaya untuk menegakkan Dakwah Islam-betatapun mulianya-tidak ada jaminan untuk tidak mendapatkan rintangan dan tantangan-tantangan.
Oleh M Anis Matta
Musim Gugur Politik
1999-2004. Itu tahun-tahun yang panjang dari musim gugur politik. Para pemimpin negara naik seketika dan jatuh seketika. Kalau toh masih bertahan, ia hanyalah simbol bahwa negara kita masih hidup, bukan simbol kepemimpinan yang efektif.
(more…)
Oleh M Anis Matta
Enam tahun sudah krisis multidimensi melilit bangsa kita. Secara perlahan-lahan, rasa percaya diri kita sebagai bangsa mulai lumpuh. Kita mulai belajar untuk percaya bahwa krisis ini tampak seperti jalan panjang yang tak berujung; kita mungkin akan terns melangkah gontai di atas jalan ini, tapi kita tidak pernah benar-benar yakin kemana sebenamya kita melangkah.
(more…)
Oleh M Anis Matta
Enam tahun sudah krisis multidimensi melilit bangsa kita. Secara perlahan-lahan, rasa percaya diri kita sebagai bangsa mulai lumpuh. Kita mulai belajar untuk percaya bahwa krisis ini tampak seperti jalan panjang yang tak berujung; kita mungkin akan terns melangkah gontai di atas jalan ini, tapi kita tidak pernah benar-benar yakin kemana sebenamya kita melangkah.
(more…)
Oleh Untung Wahono
Krisis adalah bagian dari peradaban manusia, oleh karenanya dia senantiasa datang bagai terbitnya matahari. Krisis adalah hukum kehidupan ketika keseimbangan-keseimbangan yang menjadi syarat keharmonisan lenyap dari suatu sisi kehidupan, yang tersisa kezhaliman.
(more…)
Oleh Untung Wahono
Seorang utusan Quraisy, Utbah bin Rabi’ah, datang kepada Muhammad Rasulullah saw, berbincang panjang lebar, lalu berkata, “…Sekarang dengar baik-baik, saya hendak menawarkan kepada engkau beberapa hal yang mungkin engkau dapat menerima salah satunya. Kalau dengan dakwah yang engkau lakukan itu, ingin mendapalkan harta kekayaan, kami akan kumpulkan harta kekayaan kami untuk engkau sehingga engkau menjadi yang terkaya diantara kami. Kalau engkau menginginkan kehormatan dan kemuliaan, engkau akan kami angkat sebagai pemimpin dan kami tidak akan memutuskan persoalan apapun di luar persetujuan engkau. Kalau engkau ingin jadi raja, kami bersedia menobatkan engkau sebagai raja kami….” Peristiwa ini diriwayatkan dalam hadits hasan oleh Ibnu Ishaq dan Abu Ya’la.
(more…)
Oleh KH. Rahmat Abdullah
Seonggok kemanusiaan terkapar. Siapa yang mengaku bertanggungjawab. Tak satupun. Bila semua pihak menghindar, biarlah saya menanggungnya, semua atau sebagiannya. Saya harus mengambil alih tanggungjawab ini, dengan kesedihan yang sungguh, seperti saya menangisinya saat pertama kali menginjakkan kaki di mata air peradaban modern, beberapa waktu yang silam. Sebegitukah puncak ketinggian yang kalian capai?.
(more…)
Oleh KH. Rahmat Abdullah
Bahkan manusia sangat tajam melihat dirinya sendiri, walau pun ia melontarkan berbagai alasannya” (QS Al-Qiyamah: 14).
(more…)
Oleh KH. Rahmat Abdullah
Tak ada perjuangan seberat hijrah dan tak ada pengorbanan setulus hijrah. Siapa pun punya hak untuk mengajukan bukti, ada hijrah lain yang menandingi kesakralan hijrah atas nama Tuhan, asal jangan benturkan dia dengan jihad, karena keduanya memang tak bisa dipertentangkan. Yang satu lahir dari kandungan yang lain.
(more…)
Oleh KH. Rahmat Abdullah
Di negeri yang malang ini, sikap ekstrem selalu berpadanan: ifrath dan tafrith, keras berlebihan dan lunak berlebihan. Tentang loyalitas, ada orang yang mau meletakkan akal sebagai nikmat terbesar sesudah iman, teronggok begitu saja tanpa kerja. Karenanya para pemimpin yang ingin menuai keuntungan besar dengan waktu singkat harus menyemai benih-benih kebodohan dan menyikapi setiap langkah pencerahan sebagai hama yang akan menggaqaikan panen mereka. Sukar dibayangkan para penguasa tiran dan pembual bukan saja bisa bertahan begitu lama. Tetapi mendapat pembelaan yang mencengangkan.
(more…)
Rasulullah pernah bersabda, “Allah telah mendidikku dan Dia mendidikku dengan sebaik-baiknya pendidikan.” Mari kita mengurut umur hidup Rasulullah saw. Kita akan menghitung kumulasi pengalaman hidup beliau.
(more…)
Oleh: Musyaffa Abdurahmin
Judul ini bukanlah senandung orang yang tengah diliputi suasana senang; bukan pula karena taujih sebelumnya berjudul NASYID. Akan tetapi, judul ini adalah kutipan dari dua bait syair.
(more…)
Oleh: KH. Rahmat Abdullah
Kecuali pada benalu teh yang diyakini berkhasiat menyembuhkan kanker, hampir semua jenis benalu dipandang negatif, meng-erogoti dan pengeretan. Ia bukan hanya menumpang, melainkan juga menghisap zat instan yang telah diproses dengan susah payah oleh mekanisme tumbuhan itu. Ia benar-benar pagar makan tanaman. Lihatlah mangsa-mangsanya. Mereka kurus kering kehilangan zat hara, sementara sang benalu subur makmur.
(more…)
Alamat DPD PKS Sidoarjo:
Jalan Capung No. 89 RT 03 RW 01 Perumahan AURI Kuwadengan-Desa Lemahputro-Kecamatan Sidoarjo 61213 Telepon: (031) 8921414
Email: admin@pks-sidoarjo.org / sekretariat@pks-sidoarjo.org.

Innalillahi wa inna ilaihi roji'un. Telah berpulang ke rahmatullah, seorang mujahidah, Yoyoh Yusroh. Semoga "amal ibadahnya" diterima di sisi Allah SWT dan menjadi inspirasi bagi kaum muslimin dan rakyat Indonesia.
Melalui Posko Penanggulangan Bencana (P2B), DPD PKS Sidoarjo menyalurkan bantuan dari para dermawan untuk korban bencana di Mentawai, Merapi, dan Wasior. Sumbangan dapat ditujukan ke rekening Bank Muamalat 7010055915 a.n PKS Sidoarjo.