<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PK Sejahtera Sidoarjo &#187; Lain-lain</title>
	<atom:link href="http://pks-sidoarjo.org/category/lain-lain/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pks-sidoarjo.org</link>
	<description>Bersih, Peduli, dan Profesional</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jul 2010 00:22:22 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Ayo Berkampanye Lewat NSP / RBT PKS</title>
		<link>http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/ayo-berkampanye-lewat-nsp-rbt-pks.htm</link>
		<comments>http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/ayo-berkampanye-lewat-nsp-rbt-pks.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Mar 2009 03:36:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[HP]]></category>
		<category><![CDATA[iring]]></category>
		<category><![CDATA[nada sambung]]></category>
		<category><![CDATA[PKS]]></category>
		<category><![CDATA[Ponsel]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[RBT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pks-sidoarjo.org/?p=482</guid>
		<description><![CDATA[PK-Sejahtera Online: Kemajuan teknologi informasi memberi kesempatan kepada kita untuk berkampanye efektif melalui lagu kampanye Partai Keadilan Sejahtera yang diaktifkan menjadi Nada Sambung Pribadi (NSP) atau Ring Back Tone (RBT) di ponsel kita masing-masing. Bahkan masih sangat efektif di detik terakhir masa kampanye terbuka, menjelang hari tenang dan hari Pemilu.
Asumsikan ada 3,2 juta kader PKS. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PK-Sejahtera Online: Kemajuan teknologi informasi memberi kesempatan kepada kita untuk berkampanye efektif melalui lagu kampanye Partai Keadilan Sejahtera yang diaktifkan menjadi Nada Sambung Pribadi (NSP) atau Ring Back Tone (RBT) di ponsel kita masing-masing. Bahkan masih sangat efektif di detik terakhir masa kampanye terbuka, menjelang hari tenang dan hari Pemilu.</p>
<p>Asumsikan ada 3,2 juta kader PKS. Sebanyak 3 juta di antaranya mengaktifkan RBT PKS pada ponselnya, dan masing-masing ponsel rata-rata menerima panggilan masuk dari orang lain sebanyak 10 kali per hari, maka kita semua sudah melakukan kampanye kepada 30 Juta orang per hari.<span id="more-482"></span></p>
<p>&#8220;Subhanallah. Insya Allah sangat efektif membantu dan bisa jadi hanya PKS yang bisa menggunakan cara kampanye ini&#8221;, kata Dr Mardani Ali Sera, Wasekjen DPP PKS Bidang Administrasi dalam surat seruan yang ditujukan kepada semua Ketua DPW seluruh Indonesia. </p>
<p>Berikut ini adalah daftar lagu dan kode lagu kampanye PKS serta cara mengaktifkan dan mengirimkanya kepada nomor lain. </p>
<p>TELKOMSEL<br />
1. Bangkit &#8211; Harapan Masih Ada (Shoutul Harokah) 3670321<br />
2. Delapan Yang Kupilih (Ruhul Jadid) 3670317<br />
3. Delapanku (Al-Veoli) 3670318<br />
4. Nomor Delapan (Barakatak M-Prod) 3670319<br />
5. Surak PKS (RRC) 3670320<br />
6. Sambutlah (Ruhul Jadid) 3670315</p>
<p>INDOSAT<br />
1. Bangkit &#8211; Harapan Masih Ada (Shoutul Harokah) 190369999<br />
2. Nomor Delapan (Barakatak M-Prod) 190373699<br />
3. Surak PKS (RRC) 190373799<br />
4. Semua Pilih PKS (Ababil Voice) 190364599<br />
5. PKS Tangtos (Ababil Voice) 190364799<br />
6. Hayu PKS (Barakatak M-Prod) 190373899<br />
7. Iklan PKS versi Gila Bola (Nugie Al-Afgani) 190364299<br />
8. Iklan PKS versi Susah Milih (Nugie Al-Afgani) 190363899<br />
9. Iklan PKS versi Si Engkoh (Nugie Al-Afgani) 190363799<br />
10. Iklan PKS versi Sagala A (Nugie Al-Afgani) 190363999<br />
11. Iklan PKS versi Petani (Nugie Al-Afgani) 190364199<br />
12. Iklan PKS versi Mesra (Nugie Al-Afgani) 190364099</p>
<p>XL<br />
1. Bangkit &#8211; Harapan Masih Ada (Shoutul Harokah) 10504721<br />
2. Delapan Yang Kupilih (Ruhul Jadid) 10504717<br />
3. Delapanku (Al-Veoli) 10504718<br />
4. Nomor Delapan (Barakatak M-Prod) 10504719<br />
5. Surak PKS (RRC) 10504720<br />
6. Semua Pilih PKS (Ababil Voice) 12600797<br />
7. PKS Tangtos (Ababil Voice) 12600796<br />
8. Hayu PKS (Barakatak M-Prod) 12600799<br />
9. Pilih-Pilih PKS (Tashiru) 12600801<br />
10. PKS Anti Korupsi (MUPLA) 12600803<br />
11. Iklan PKS versi Gila Bola (Nugie Al-Afgani) 12600805<br />
12. Iklan PKS versi Susah Milih (Nugie Al-Afgani) 12600810<br />
13. Iklan PKS versi Si Engkoh (Nugie Al-Afgani) 12600809<br />
14. Iklan PKS versi Sagala A (Nugie Al-Afgani) 12600808<br />
15. Iklan PKS versi Petani (Nugie Al-Afgani) 12600807<br />
16. Iklan PKS versi Mesra (Nugie Al-Afgani) 12600806<br />
17. Sambutlah (Ruhul Jadid) 12600784</p>
<p>FLEXI<br />
1. Bangkit &#8211; Harapan Masih Ada (Shoutul Harokah) 5670165<br />
2. Delapan Yang Kupilih (Ruhul Jadid) 5670161<br />
3. Delapanku (Al-Veoli) 5670162<br />
4. Nomor Delapan (Barakatak M-Prod) 5670163<br />
5. Surak PKS (RRC) 5670164<br />
6. Semua Pilih PKS (Ababil Voice) 6752725<br />
7. PKS Tangtos (Ababil Voice) 6752724<br />
8. Hayu PKS (Barakatak M-Prod) 6752727<br />
9. Pilih-Pilih PKS (Tashiru) 6752729<br />
10. PKS Anti Korupsi (MUPLA) 6752730<br />
11. Sambutlah (Ruhul Jadid) 6712768</p>
<p>ESIA<br />
1. Bangkit &#8211; Harapan Masih Ada (Shoutul Harokah) 3670321<br />
2. Delapan Yang Kupilih (Ruhul Jadid) 3670317<br />
3. Delapanku (Al-Veoli) 3670318<br />
4. Nomor Delapan (Barakatak M-Prod) 3670319<br />
5. Surak PKS (RRC) 3670320<br />
6. Hayu PKS (Barakatak M-Prod) 3512567<br />
7. Pilih-Pilih PKS (Tashiru) 3512569<br />
8. PKS Anti Korupsi (MUPLA) 3512571<br />
9. Iklan PKS versi Gila Bola (Nugie Al-Afgani) 3512559<br />
10. Iklan PKS versi Susah Milih (Nugie Al-Afgani) 3512560<br />
11. Iklan PKS versi Si Engkoh (Nugie Al-Afgani) 3512561<br />
12. Iklan PKS versi Sagala A (Nugie Al-Afgani) 3512562<br />
13. Iklan PKS versi Petani (Nugie Al-Afgani) 3512563<br />
14. Iklan PKS versi Mesra (Nugie Al-Afgani) 3512564</p>
<p>CARA DAN CONTOH AKTIVASI </p>
<p>TELKOMSEL=Kartu HALO / SIMPATI / Kartu AS</p>
<p>Untuk Mengaktifkan<br />
Ketik: RINGONKODE RBT kirim ke : 1212<br />
Contoh : RING ON 3670321 kirim ke : 1212  </p>
<p>Untuk Memberikan RBT ini kepada Orang Lain<br />
Ketik: RINGGIFTKODE RBTNO.HP TELKOMSEL YANG AKAN DIKIRIM NSP kirim ke : 1212<br />
Contoh : RING GIFT 3670321 081317755175 kirim ke : 1212<br />
Biaya = Rp. 9,900 / Bulan  </p>
<p>INDOSAT = Matrix / Mentari / IM3 / StarOne</p>
<p>Untuk Mengaktifkan<br />
Ketik: SETKODE RBT Kirim ke 808<br />
Contoh: SET 190369999 Kirim ke 808  </p>
<p>Untuk Memberikan kepada Orang Lain<br />
Ketik: GIFTKODE RBTNO.HP INDOSAT YANG AKAN DIKIRIM I-RING Kirim ke 808<br />
Contoh: GIFT 190369999 085693222212 Kirim ke 808<br />
Biaya = Rp. 7,700 / Bulan<br />
Khusus INDOSAT : bagi anda yang belum pernah berlangganan RBT, minimal sisa pulsa yang tersedia Rp. 14.000,-  </p>
<p>XL  </p>
<p>Untuk Mengaktifkan<br />
Ketik: KODE RBT Kirim ke 1818<br />
Contoh: 10504721 Kirim ke 1818<br />
Untuk Memberikan kepada Orang Lain<br />
Ketik: RINGGIFTNo. HP XL YANG AKAN DI KIRIM RBTKODE RBT Kirim ke 1818<br />
Contoh: RING GIFT 08176823557 10504721 Kirim ke 1818<br />
Biaya = Rp. 5,500 / bulan  </p>
<p>FLEXI  </p>
<p>Untuk Mengaktifkan<br />
Ketik: RINGONKODE RBT Kirim ke 1212<br />
Contoh: RING ON 5670165 Kirim ke 1212<br />
Untuk Memberikan kepada Orang Lain<br />
Ketik: RINGGIFTKODE RBTNO.HP FLEXI YANG AKAN DIKIRIM FLEXITONE Kirim ke 1212<br />
Contoh: RING GIFT 5670165 02170978649 Kirim ke 1212<br />
Biaya = Rp. 8,800 / bulan </p>
<p>ESIA  </p>
<p>Untuk Mengaktifkan<br />
Ketik: RINGKODE RBT Kirim ke 888<br />
Ketik: RING 3670321 Kirim ke 888<br />
Biaya = Rp.9,900 / Bulan  </p>
<p>Informasi : 085693222212 / 021 &#8211; 98778383 ( Ibnu Sina )<br />
E-mail : ibnu.sina@8-multimedia.com / rbtpks@yahoo.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/ayo-berkampanye-lewat-nsp-rbt-pks.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Delapan Hal Tentang PKS</title>
		<link>http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/delapan-hal-tentang-pks.htm</link>
		<comments>http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/delapan-hal-tentang-pks.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2009 08:08:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pks-sidoarjo.org/?p=455</guid>
		<description><![CDATA[


Anti Korupsi. Media sering memberitakan aksi sensasional politisi dan anggota parlemen PKS menolak uang ilegal (korupsi) atau tidak menerima suap. (Ahmad Norma Permata, Ph.D., &#8220;Ideology, Institutions, Political Actions: Prosperous Justice Party (PKS) in Indonesia,&#8221; ASIEN Number 109 &#8211; The German Journal on Contemporary Asia , October 2008).
Bersih. PKS berusaha mewujudkan pemerintahan bersih (emphasizing clean government). [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ol>
<li>
<ul>
<li><strong>Anti Korupsi</strong>. Media sering memberitakan aksi sensasional politisi dan anggota parlemen PKS menolak uang ilegal (korupsi) atau tidak menerima suap. (Ahmad Norma Permata, Ph.D., &#8220;Ideology<em>, Institutions, Political Actions: Prosperous Justice Party (PKS) in Indonesia</em>,&#8221; ASIEN Number 109 &#8211; The German Journal on Contemporary Asia , October 2008).</li>
<li><strong>Bersih.</strong> PKS berusaha mewujudkan pemerintahan bersih (emphasizing clean government). (Lex Rieffel, &#8220;<em>Indonesia’s Quiet Revolution</em>,&#8221; Foreign Affairs, September/October 2004)</li>
</ul>
</li>
<p><span id="more-455"></span></p>
<li><strong>Alternatif.</strong> Orang memilih PKS karena mereka ingin pemimpin alternatif. (Ahmad Pathoni, &#8220;<em>PKS wins an Islamic swing</em>,&#8221; Brunei Times, 23/04/08)</li>
<li><strong>Harapan Baru.</strong> PKS adalah harapan baru Indonesia guna mengakhiri korupsi, menumbuhkan kompetensi dan moralitas di pemerintahan. (M.C. Ricklefs, &#8220;Religion a Necessity in Indonesian Politics,&#8221; Straits Times Singapore, 26/10/04)</li>
<li><strong>Kader Muda.</strong> Kaderisasi partai ini berjalan sangat baik dibanding beberapa partai lain. Tampilnya para politisi muda berpendidikan dan mengusung moral, kepedulian sosial dan beberapa kegiatan dengan cara damai telah menjadi daya tarik tersendiri partai ini. (Ch Robin Simanullang, &#8220;PKS: Hidayat atau Tifatul,&#8221; Majalah Tokoh Indonesia Edisi 39 Tahun 2009)</li>
<li><strong>Modern.</strong> PKS adalah parpol Islam yang modern (Islamist Modernists) (&#8221;<em>The Muslim World after 9/11</em>,&#8221; Rand Corporation, 2004)</li>
<li><strong>Model Masa Depan</strong>. PKS memiliki potensi mempersembahkan model masa depan-bagi Indonesia. (James J. Fox, &#8220;<em>Future strategy for the Prosperous Justice Party</em>,&#8221; Jakarta Post, 07/27/2005). James J. Fox is a professor at the Australian National University and Director of its Research School of Pacific and Asian Studies.</li>
<li>
<ul>
<li><strong>Peduli.</strong> PKS menurunkan sukarela terbesar, sekitar 800 &#8211; 1000 orang, di antara 8000-an sukarelawan sipil di Aceh. Sukarelawan PKS termasuk yang datang pertama kali di tempat bencana. (Ellen Nakashima, &#8220;<em>Indonesian Islamic Party Reaps Rewards of Goodwill</em>,&#8221; Washington Post, 14/01/05, Page A13).</li>
<li><strong>Misi Kemanusiaan</strong>. PKS adalah sebuah partai dengan misi kemanusiaan yang melibatkan ribuan kadernya dalam kerja kemanusiaan di seluruh wilayah negeri. (Mochamad Subhan Zein, &#8220;Right time for Muslims to unite,&#8221; Brunei Times, 02/04/07)</li>
</ul>
</li>
<li><strong>Solid dan Eksis.</strong> Keberhasilan partai bergantung kepada bagaimana mereka menggunakan kebebasan yang dimiliki untuk mengatur organisasinya. Parpol yang bisa mengatur organisasinya, seperti PKS, akan lebih mampu pula untuk tetap aktif pada masa nonpemilu. Juga eksis di tingkat lokal. (Dr Ulla Fionna PhD, Jawa Pos, 18/02/09)</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/delapan-hal-tentang-pks.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KPU Keluarkan Aturan sistem suara Terbanyak</title>
		<link>http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/kpu-keluarkan-aturan-sistem-suara-terbanyak.htm</link>
		<comments>http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/kpu-keluarkan-aturan-sistem-suara-terbanyak.htm#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2009 19:47:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu 2009]]></category>
		<category><![CDATA[sistem suara terbanyak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/kpu-keluarkan-aturan-sistem-suara-terbanyak.htm</guid>
		<description><![CDATA[(Jawa Pos, 05/02/09) JAKARTA &#8211; Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengeluarkan aturan teknis tentang operasional sistem suara terbanyak. &#8220;Jumlah suara yang terbanyak, dia yang terpilih. Jadi, tanpa persentase,&#8221; kata Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary kepada wartawan di kantor KPU, Jakarta, petang kemarin (4/2).

Lantas, bagaimana kalau ada calon yang sama-sama meraih suara terbanyak? Misalnya, jika dalam satu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>(Jawa Pos, 05/02/09) JAKARTA &#8211; Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengeluarkan aturan teknis tentang operasional sistem suara terbanyak. &#8220;<strong>Jumlah suara yang terbanyak, dia yang terpilih. Jadi, tanpa persentase</strong>,&#8221; kata Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary kepada wartawan di kantor KPU, Jakarta, petang kemarin (4/2).<br />
<span id="more-390"></span><br />
Lantas, bagaimana kalau ada calon yang sama-sama meraih suara terbanyak? Misalnya, jika dalam satu dapil, parpol mendapat satu kursi. Namun, ternyata ada dua caleg yang mendapat suara terbanyak sama persis.</p>
<p>Untuk memutuskan siapa yang berhak terpilih, KPU akan melihat sebaran dari raihan suara caleg di setiap TPS. &#8220;Yang sebarannya paling banyak, dia yang terpilih,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain itu, jika dalam satu dapil ternyata ditemukan tidak ada satu pun pemilih yang menandai nama caleg, dalam arti semua pemilih hanya menandai logo atau nama parpol, KPU memutuskan penetapan calon terpilih diserahkan sepenuhnya pada mekanisme internal parpol. &#8220;Kami tidak bisa menentukan karena tidak ada sebaran suara untuk menentukan caleg mana pun,&#8221; jelas Hafiz.</p>
<p>Ketika ditanya rencana penetapan kursi ketiga untuk perempuan? Dia menyatakan rencana itu sempat dibahas dalam pleno. Namun, terjadi perdebatan alot di antara peserta pleno. &#8220;Intinya, kami setuju. Namun, masih ada perdebatan apakah langsung diatur dengan peraturan KPU ataukah menunggu perppu,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Menurut Hafiz, pada akhir pleno, perdebatan tersebut berakhir buntu. Namun, bukan berarti perdebatan itu selesai. KPU masih akan membahasnya untuk merumuskan putusan akhir apakah akan mengakomodasi?affirmative action?caleg perempuan atau tidak.</p>
<p>&#8220;Sebelum Sabtu, sudah akan ada putusan,&#8221; tegasnya. Rencananya, Sabtu (7/2) KPU mengundang kembali seluruh parpol peserta pemilu untuk sosialisasi lanjutan Pemilu 2009. (bay)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/kpu-keluarkan-aturan-sistem-suara-terbanyak.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemilu 2009, Pemilih Boleh Menyilang dan Menggaris</title>
		<link>http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/pemilu-2009-pemilih-boleh-menyilang-dan-menggaris.htm</link>
		<comments>http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/pemilu-2009-pemilih-boleh-menyilang-dan-menggaris.htm#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Feb 2009 19:53:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu 2009]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/pemilu-2009-pemilih-boleh-menyilang-dan-menggaris.htm</guid>
		<description><![CDATA[(Jawa Pos, 03/02/09) JAKARTA &#8211; Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus merombak sistem pemilihan umum. Yang terbaru, KPU menambah opsi cara menandai. Kini tak hanya mencontreng, surat suara pemilih tetap sah meski mereka menandai dengan silang atau garis mendatar.

Hal itu disampaikan anggota KPU Bidang Teknis dan Tahapan Pemilu Andi Nurpati dalam rapat dengar pendapat (RDP) di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>(Jawa Pos, 03/02/09) JAKARTA &#8211; Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus merombak sistem pemilihan umum. Yang terbaru, KPU menambah opsi cara menandai. <strong>Kini tak hanya mencontreng, surat suara pemilih tetap sah meski mereka menandai dengan silang atau garis mendatar.</strong><br />
<span id="more-394"></span><br />
Hal itu disampaikan anggota KPU Bidang Teknis dan Tahapan Pemilu Andi Nurpati dalam rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi II DPR, Jakarta, kemarin (2/2). Keputusan KPU tersebut diambil setelah melihat hasil simulasi penghitungan dan pemungutan suara di Tangerang pada Sabtu (31/1).</p>
<p>&#8220;Ternyata masih banyak pemilih yang menandai selain mencontreng,&#8221; kata Andi. Seluruh anggota KPU, termasuk Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary, ikut dalam RDP yang hanya dihadiri separo anggota komisi II tersebut.</p>
<p>Menurut Andi, KPU telah melakukan pleno untuk mengevaluasi hasil simulasi itu. Dengan melihat fakta bahwa batasan mencontreng malah memperbesar potensi surat suara tidak sah, sebaiknya aturan KPU dilonggarkan. Tanda menyilang dan menggaris disepakati diakomodasi. &#8220;Sebab, tanda itu juga akrab dan dipahami pemilih,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Bagaimana dengan tanda melingkari? Andi mengatakan, dalam pleno KPU memutuskan untuk tidak mengesahkan tanda tersebut. Alasannya, melingkari sangat rawan tidak sah. Secara teknis, bisa jadi tanda lingkaran yang dibuat pemilih melebihi kolom yang telah disediakan. &#8220;Berbeda dengan silang dan garis yang ada titik temu dan titik awalnya, melingkari susah didefinisikan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Meski akses pemilih lebih dibuka, anggota DPR masih menganggap membingungkan. Anggota Komisi II DPR Ferry Mursyidan Baldan menyatakan, seharusnya KPU tetap fokus pada satu tanda. Semakin banyak tanda yang diakomodasi, hal tersebut menimbulkan masalah saat rekapitulasi. Yakni, ketika menerjemahkan persepsi pemilih dalam surat suara. &#8220;Banyak tanda malah membingungkan pemilih,&#8221; jelas mantan ketua Pansus RUU Pemilu itu.</p>
<p>Andi langsung menanggapi pernyataan itu. Menurut dia, pertimbangan KPU tersebut sudah cukup matang. Hasil di enam simulasi yang dilakukan KPU menunjukkan masih ada pemilih yang menandai selain mencontreng. Jika tidak diakomodasi, potensi surat suara sah malah semakin besar. &#8220;Itu murni pertimbangan saat di lapangan (simulasi),&#8221; ujarnya mengingatkan.</p>
<p>Aturan tata cara menandai sudah ditetapkan KPU dalam Peraturan Teknis Nomor 35 Tahun 2008. Sebelum disepakatinya dua tanda baru itu, tanda yang dianggap sah hanya mencontreng dan mencoblos. KPU menargetkan, revisi peraturan 35/2008 itu akan diselesaikan dalam waktu seminggu. (bay/tof)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/pemilu-2009-pemilih-boleh-menyilang-dan-menggaris.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemenang Pemilu 2009 itu tetap PKS</title>
		<link>http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/pemenang-pemilu-2009-itu-tetap-pks.htm</link>
		<comments>http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/pemenang-pemilu-2009-itu-tetap-pks.htm#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Feb 2009 04:08:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[keyword]]></category>
		<category><![CDATA[Pemenang Pemilu 2009]]></category>
		<category><![CDATA[PKS]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pks-sidoarjo.org/?p=374</guid>
		<description><![CDATA[
Beberapa waktu lalu, suaranews.com memberitakan tentang PKS (Partai Keadilan Sejahtera) yang berada di urutan teratas Search Engine Optimation di Google. Partai yang menjadi Pemenang Pemilu 2009 akhirnya sudah terprediksi kemenangannya oleh mbah Google. Keyword Pemenang Pemilu 2009 telah menghantarkan PKS menjadi partai yang mampu meraih nomer urut teratas di mesin pencari Google. Pada saat sebelum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://suaranews.com/news/wp-content/uploads/2009/01/img-preview.jpg" alt="Pemenang Pemilu 2009" /><br />
Beberapa waktu lalu, suaranews.com memberitakan tentang PKS (Partai Keadilan Sejahtera) yang berada di urutan teratas Search Engine Optimation di Google. Partai yang menjadi <a href="http://pk-sejahtera.org/">Pemenang Pemilu 2009</a> akhirnya sudah terprediksi kemenangannya oleh mbah Google. Keyword <a href="http://pk-sejahtera.org/">Pemenang Pemilu 2009</a> telah menghantarkan PKS menjadi partai yang mampu meraih nomer urut teratas di mesin pencari Google. Pada saat sebelum terjadi berita besar ini, kata kunci <a href="http://pk-sejahtera.org/">Pemenang Pemilu 2009</a> tidaklah sebegitu populer. Tetapi setelah banyak yang membicarakan, maka kata kunci <a href="http://pk-sejahtera.org/">Pemenang Pemilu 2009</a> itupun menjadi perbincangan hangat dikalangan netter maupun blogger. Disinilah PKS meraih kepopuleran yang tinggi!</p>
<p>Hal ini pun tidak sedikit menuai pro dan kontra. Di satu sisi banyak yang senang dengan fenomena tersebut, dilain sisi banyak yang membenci akan permainan SEO dengan keyword <a href="http://pk-sejahtera.org/">Pemenang Pemilu 2009</a>. Beberapa blog ingin menandingi kata kunci &#8220;Pemenang Pemilu 2009&#8243; sudah sebegitu banyaknya. Bahkan salah satu Professor (Prof. Dr. ir. Marsudi W. Kisworo) yang diamanatkan oleh Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai caleg, tidak luput ingin merebut keyword tersebut. Dengan ungkapan bahwa permainan SEO adalah permainan anak kecil, hal inilah yang terlihat bahwa Professor tersebut belum dewasa mensingkapi persaingan segar merebut keyword tersebut. </p>
<p>Hal ini dimungkinkan bahwa Professor tersebut masih belum sepenuhnya mengerti tehnik SEO yang sesungguhnya. SEO merupakan hal yang sangat krusial bagi para blogger atau website-website yang ingin memperkenalkan situsnya. Dan memperebutkan keyword SEO merupakan hal yang tidak segampang memasukkan jari telunjuk kedalam hidung (ngupil maksudnya). Dan sampai sekarangpun Professor tersebut masih belum bisa membuktikan bahwa permainan yang dia anggap sebagai permainan anak kecil tersebut dapat dimainkannya. Dan perlu diketahui, bahwa persaingan memperebutkan keyword-pun sampai dilombakan. Dan tidak tanggung-tanggung hadiahnya mencapai $50000. Seperti contoh keyword <a href="http://pinknride.com">Busby SEO Test In Contest</a>.</p>
<p>Tak ayal banyak sekali blogger-blogger yang berkomentar pedas di blognya. Namun sayang karena ketidakdewasaan Professor tersebut, menganggap bahwa orang-orang yang berkomentar pedas diblognya merupakan kader PKS. Padahal internet adalah dunia tanpa batas, dunia tanpa wujud asli dan dunia tanpa wajah. Bisa saja semua orang dapat berkomentar sebagai kader partai tertentu. Atau bisa saja hanya sebatas simpatisan yang tidak senang dengan perbuatan kekurang-dewasaan professor tersebut, sehingga menciptakan permasalahan tersebut. Yah, memang tua bukan berarti menjadi dewasa. Apalagi sebuah gelar berentet bukan berarti kesombongan tidak bisa menghinggapinya. Malah dipundak para professor itulah kesombongan lebih mudah hinggap dan merasukinya. Yang terpenting tidak perlu saling menjatuhkan satu sama lainnya, tetapi berlomba-lomba dengan semangat sportifitas adalah hal yang harus kita junjung tinggi. Jadi, bagi yang kalah yah harus mengakui bahwa dirinya masih kurang berusaha dalam berlomba, atau memang mengakui bahwa dirinya belum mampu untuk menandingi lawannya. Itu lebih baik, daripada berkoar-koar yang tidak jelas menambah geli yang melihat &#8220;Sudah kalah kok nggak mau kalah&#8221;</p>
<p>Ok, tetap semangat berlomba.<br />
Sumber: <a href="http://suaranews.com/news/?p=64">Suaranews.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/pemenang-pemilu-2009-itu-tetap-pks.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Surat Suara Tiga Kali Ditandai Tetap Sah</title>
		<link>http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/surat-suara-tiga-kali-ditandai-tetap-sah.htm</link>
		<comments>http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/surat-suara-tiga-kali-ditandai-tetap-sah.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Feb 2009 20:00:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu 2009]]></category>
		<category><![CDATA[surat suara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/surat-suara-tiga-kali-ditandai-tetap-sah.htm</guid>
		<description><![CDATA[Tata Cara Memberikan Suara Dipermudah
(Jawa Pos, 01/02/09) JAKARTA &#8211; Aturan menandai surat suara bakal lebih fleksibel. Anggota KPU (Komisi Pemilihan Umum) Endang Sulastri saat memantau simulasi pemungutan dan penghitungan suara pemilu di Tigaraksa, Tangerang, kemarin (31/1) menegaskan, jika pemerintah mengesahkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) soal menandai, aturan menandai akan dibuat lebih memudahkan pemilih.

Menurut dia, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tata Cara Memberikan Suara Dipermudah</p>
<p>(Jawa Pos, 01/02/09) JAKARTA &#8211; Aturan menandai surat suara bakal lebih fleksibel. Anggota KPU (Komisi Pemilihan Umum) Endang Sulastri saat memantau simulasi pemungutan dan penghitungan suara pemilu di Tigaraksa, Tangerang, kemarin (31/1) menegaskan, jika pemerintah mengesahkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) soal menandai, aturan menandai akan dibuat lebih memudahkan pemilih.<br />
<span id="more-397"></span><br />
Menurut dia, perppu itu akan membuat proses penandaan menjadi lebih mudah. Pemilih tidak terjebak pada batasan bahwa menandai surat suara harus satu kali. &#8220;Perppu akan menyatakan bahwa surat suara pemilih sah meski ditandai lebih dari sekali,&#8221; kata Endang kepada wartawan.</p>
<p>Sebagai tindak lanjut dari perppu itu, KPU sudah menyiapkan peraturan yang akan mengatur teknis cara menandai tersebut. Endang mengatakan, salah satu draf yang disepakati ialah <strong>surat suara yang ditandai sampai tiga kali pun tetap sah. Syaratnya, tiga tanda itu berada di dalam kolom partai, kolom nomor, dan kolom nama caleg sesuai nomor tersebut.</strong> &#8220;Dengan begitu, pemilih lebih leluasa menandai sesuai aspirasinya,&#8221; tambah Endang.</p>
<p>Selain itu, KPU tengah berupaya memberikan kesempatan kepada pemilih menandai selain contreng dan coblos. Dalam hal ini, kata Endang, tanda melingkari, silang, ataupun tanda lain mungkin juga dianggap sah.</p>
<p>Menurut Endang, fleksibilitas itu diperlukan demi memperkecil potensi surat suara yang tidak sah. &#8220;Batasan teknis akan diminimalisasi, yang penting partisipasi pemilih,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Meski nanti perppu dan peraturan KPU bakal mengatur perubahan-perubahan tersebut, sosialisasi yang dilakukan KPU tetap menandai satu kali. Endang mengatakan, perppu menandai tersebut akan efektif saat dilaksanakannya rekapitulasi surat suara.</p>
<p>&#8220;Dasar hukum perubahannya tetap ada, namun sosialisasi yang sudah ada tetap berjalan tanpa perubahan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Perppu menandai muncul karena kekhawatiran pemerintah terkait batasannya yang dinilai terlalu teknis. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Desember 2008 menyampaikan kekhawatiran tersebut. Menurut dia, dengan batasan menandai satu kali, potensi surat suara tidak sah akan semakin besar.</p>
<p>Pada perkembangan terakhir, perppu menandai tampaknya bakal segera disahkan. Sekretariat negara menyatakan perppu menandai sudah dalam tahap finalisasi yang dilakukan oleh Departemen Dalam Negeri. (bay/mk)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/surat-suara-tiga-kali-ditandai-tetap-sah.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Logo-logo kreatif PKS &#8220;Bener-Bener. PKS, Partai Kita Semua&#8221;</title>
		<link>http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/logo-logo-kreatis-pks-bener-bener-pks-partai-kita-semua.htm</link>
		<comments>http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/logo-logo-kreatis-pks-bener-bener-pks-partai-kita-semua.htm#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2009 12:46:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pks-sidoarjo.org/?p=369</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini adalah logo-logo kreatif yang dibuat oleh kader-kader PKS. Silahkan dilihat:







]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut ini adalah logo-logo kreatif yang dibuat oleh kader-kader PKS. Silahkan dilihat:</p>
<p><img src="http://3.bp.blogspot.com/_--VuVDrMgnE/SX5t881DxuI/AAAAAAAABXg/3_4hVNeLEhg/s400/NggakAdaLoeNggakRame.png" alt="" /></p>
<p><img src="http://4.bp.blogspot.com/_--VuVDrMgnE/SX5Wq0mg5SI/AAAAAAAABXQ/cviN5OpgW6U/s400/PokokeKabehSeneng.png" alt="" /></p>
<p><img src="http://1.bp.blogspot.com/_--VuVDrMgnE/SXbf00WRD1I/AAAAAAAABWk/LZBLWW-2104/s400/PKSGueBanget.png" alt="" /></p>
<p><img src="http://3.bp.blogspot.com/_--VuVDrMgnE/SXQMDWevNCI/AAAAAAAABVk/EsTS-JXBu60/s400/SemuaPilih.png" alt="" /></p>
<p><img src="http://4.bp.blogspot.com/_--VuVDrMgnE/SXU2ckTa4uI/AAAAAAAABWc/MGJED0JcbJc/s400/pak_rohis_spanduk_(Large).jpg" alt="" /></p>
<p><img src="http://1.bp.blogspot.com/_--VuVDrMgnE/SXP2PIiXQdI/AAAAAAAABVc/oPS-gLlaEjk/s400/SudahLamaAkuNaksirKamu(sLaNk).png" alt="" /></p>
<p><img src="http://2.bp.blogspot.com/_--VuVDrMgnE/SXRJoCqn1WI/AAAAAAAABV0/U7OHUJGu3N8/S1600-R/pks.tv+copy.png" alt="" /><img src="http://3.bp.blogspot.com/_--VuVDrMgnE/SX6qkB2irlI/AAAAAAAABXw/1gpq5ClC5sM/S1600-R/%5B8%5DPKS.png" alt="" /><img src="http://4.bp.blogspot.com/_--VuVDrMgnE/SX6tcYPqN2I/AAAAAAAABX4/Zba21x1CnOA/S1600-R/PKS%5B8%5D.png" alt="" /><img src="http://3.bp.blogspot.com/_--VuVDrMgnE/SXUkDEC_-cI/AAAAAAAABWM/UaofnJ9t3Hg/S1600-R/pks8Delapan.png" alt="" /><img src="http://4.bp.blogspot.com/_--VuVDrMgnE/SXUpAS633HI/AAAAAAAABWU/UbxCSQCVgNo/S1600-R/PKSejahtera.png" alt="" /><img src="http://4.bp.blogspot.com/_--VuVDrMgnE/SXROpPk1K2I/AAAAAAAABV8/uKVGlbF0rxg/S1600-R/DelapanUntukSemua.png" alt="" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/logo-logo-kreatis-pks-bener-bener-pks-partai-kita-semua.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ada di Pojok Kertas Suara, PKS &#8216;Diuntungkan&#8217; KPU</title>
		<link>http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/ada-di-pojok-kertas-suara-pks-diuntungkan-kpu.htm</link>
		<comments>http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/ada-di-pojok-kertas-suara-pks-diuntungkan-kpu.htm#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2008 03:24:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/ada-di-pojok-kertas-suara-pks-diuntungkan-kpu.htm</guid>
		<description><![CDATA[(pk-sejahtera.org, 02/12/08) Mendengar guyonan Ferry, Jazuli pun hanya mengangguk-anggukan kepala sambil senyum-senyum. &#8220;Betul itu,&#8221; sahut Jazuli singkat.

Posisi pojok memang paling asyik. Demikian pula, posisi PKS yang ada di pojok kanan atas kertas suara. Partai bernomor urut 8 ini dinilai &#8216;diuntungkan&#8217; oleh KPU.&#8221;Sebagai Partai Islam, PKS diuntungkan karena tempatnya di pojok kanan atas. Kan nulis Arab [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>(pk-sejahtera.org, 02/12/08) Mendengar guyonan Ferry, Jazuli pun hanya mengangguk-anggukan kepala sambil senyum-senyum. &#8220;Betul itu,&#8221; sahut Jazuli singkat.<br />
<span id="more-327"></span><br />
Posisi pojok memang paling asyik. Demikian pula, posisi PKS yang ada di pojok kanan atas kertas suara. Partai bernomor urut 8 ini dinilai &#8216;diuntungkan&#8217; oleh KPU.&#8221;Sebagai Partai Islam, PKS diuntungkan karena tempatnya di pojok kanan atas. Kan nulis Arab mulainya dari kanan, di atas pula,&#8221; kata anggota Komisi II Ferry Mursyidan kepada rekannya sesama komisi Jazuli Juaeni yang berasal dari FPKS.</p>
<p>Hal itu dikatakan Ferry saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) antara Komisi II dengan KPU dan Bawaslu di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (1/12/2008).Mendengar guyonan Ferry, Jazuli pun hanya mengangguk-anggukan kepala sambil senyum-senyum. &#8220;Betul itu,&#8221; sahut Jazuli singkat.</p>
<p>Dalam kertas suara Pemilu Anggota DPR yang telah disusun, KPU menjajarkan logo parpol sebanyak 8 kolom dan 5 baris beserta nama caleg di bawahnya.Oleh karena parpol nasional berjumlah 38 maka pojok kiri bawah dan kanan bawah dikosongkan dari jumlah kotak yang berjumlah 40.(lrn/aan)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/ada-di-pojok-kertas-suara-pks-diuntungkan-kpu.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Survei CSIS: Terbukti, Pendukung PKS Loyal</title>
		<link>http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/survei-csis-terbukti-pendukung-pks-loyal.htm</link>
		<comments>http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/survei-csis-terbukti-pendukung-pks-loyal.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2008 07:12:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/survei-csis-terbukti-pendukung-pks-loyal.htm</guid>
		<description><![CDATA[Meski tergolong partai baru namun Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ternyata memiliki massa pendukung paling loyal. Loyalitas pendukung PKS jauh mengungguli pemilih Partai Golkar, PDIP, dan PPP.

Hasil penelitian yang diungkap Center for Strategic and International Studies (CSIS) cukup mengejutkan mengingat PKS baru lahir pada era reformasi 1998. Dalam pemilu pertama 1999, PKS yang dulu masih bernama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Meski tergolong partai baru namun Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ternyata memiliki massa pendukung paling loyal. Loyalitas pendukung PKS jauh mengungguli pemilih Partai Golkar, PDIP, dan PPP.<br />
<span id="more-307"></span><br />
Hasil penelitian yang diungkap Center for Strategic and International Studies (CSIS) cukup mengejutkan mengingat PKS baru lahir pada era reformasi 1998. Dalam pemilu pertama 1999, PKS yang dulu masih bernama Partai Keadilan (PK) bahkan sempat tidak lolos ET sehingga harus berganti nama menjadi PKS.</p>
<p>Menurut CSIS, dari 3.000 responden yang disurvei pada pertengahan Mei 2008 ditemukan fakta bahwa sebanyak 75,4 persen pemilih yang pada pemilu 2004 lalu memilih PKS, menyatakan akan kembali memilih PKS pada Pemilu 2009.</p>
<p>Angka berbeda ditemukan ketika responden dari partai besar lain ditanya pertanyaan serupa. Hanya 61 persen pemilih Partai Golkar yang akan kembali memilih partai pimpinan Jusuf Kalla ini pada pemilu 2009. Lebih parah lagi adalah loyalitas pemilih PDIP. Tercatat hanya 55,1 persen responden yang akan memilih partai Banteng Mencereng ini.Namun loyalitas ketiga partai itu masih lebih baik ketimbang PPP, PAN, dan Partai Demokrat (PD). Ketiga partai ini memiliki basis pendukung yang relatif lebih lemah.</p>
<p>&#8220;Dukungan terhadap PPP dan PAN akan turun drastis karena banyak pendukungnya pindah ke PKS. Begitu juga dengan Partai Demokrat karena hanya menjadi fenomena sesaat,&#8221; ungkap CSIS.</p>
<p>CSIS juga menemukan sebanyak 30 persen responden belum menentukan pilihan dalam pemilu 2009. Sementara 6,1 persen respon menyatakan akan memilih partai-partai lain. &#8220;Sekitar 35 persen calon pemilih yang merupakan pemilih tahun 2004 berencana menetapkan pilihan pastinya pada hari pemungutan suara Pemilu 2009,&#8221; kata CSIS.</p>
<p>Hasil survei yang dilakukan Center for Strategic and International Studies (CSIS) menunjukkan bahwa PDI Perjuangan, Partai Golkar, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merupakan tiga partai teratas yang banyak dipilih responden, jika pemilu dilakukan saat ini. Ketika meluncurkan hasil survei &#8220;Perilaku Pemilih Indonesia 2008? di Gedung CSIS Jakarta, Selasa, Ketua Tim Survei dan Penelitian Lapangan CSIS, Nico Harjanto, mengatakan PDI Perjuangan masih menjadi partai yang paling populer, dengan memperoleh dukungan sebesar 20,3 persen responden, diikuti Partai Golkar dengan 18,1 persen dan PKS dengan 11,8 persen.</p>
<p>Partai berikutnya ditempati oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan dukungan sebesar 6,8 persen, selanjutnya Partai Demokrat sebesar 5,2 persen, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan 2,7 persen dan Partai Amanat Nasional (PAN) dengan 1,7 persen.</p>
<p>Dalam survei juga terungkap bahwa loyalitas pemilih PKS sangat tinggi. Sebanyak 75,4 persen pemilih yang pada Pemilu 2004 lalu memilih PKS, menyatakan akan kembali memilih PKS pada Pemilu 2009, sedangkan loyalitas pemilih Partai Golkar sebesar 61 persen, diikuti PDIP sebesar 55,1 persen.</p>
<p>&#8220;Dukungan terhadap PPP dan PAN akan mengalami penurunan drastis dan banyak pendukungnya yang pindah ke PKS. Begitu pula dengan Partai Demokrat yang hanya menjadi ‘fenomena sesaat’, karena loyalitas pendukungnya sangat rendah,&#8221; kata Nico, yang didampingi sejumlah pimpinan CSIS, seperti Hadi Soesastro, Rizal Sukma, dan Indra J Piliang.</p>
<p>Dalam survei tersebut, sebanyak 30 persen responden menyatakan belum menentukan pilihan dan sebanyak 6,1 persen lainnya lebih memilih partai-partai lain.</p>
<p>&#8220;Sekitar 35 persen calon pemilih yang merupakan pemilih tahun 2004, berencana menetapkan pilihan pastinya pada hari pemungutan suara Pemilu 2009,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia menambahkan, survei itu juga menemukan bahwa di kalangan pemilih pemula, Partai Golkar merupakan parpol yang paling populer, diikuti PDI Perjuangan dan PKS.</p>
<p>Selain itu, pengaruh &#8220;serangan fajar&#8221; seperti intimidasi dan pemberian uang saat menjelang pemilu tidak mempunyai pengaruh yang signifikan.</p>
<p>Hanya sebesar 12,9 persen calon pemilih yang mengaku pernah menerima sejumlah uang dan sekitar 2,5 persen calon pemilih yang mengaku mengalami intimidasi.</p>
<p>&#8220;Dari jumlah itu, hanya 21,4 persen dan 16,9 persen menyatakan akan memberikan suaranya kepada parpol yang memberikan uang dan melakukan intimidasi. Jadi, efektivitasnya sangat rendah,&#8221; kata Nico.</p>
<p><strong>Calon presiden</strong></p>
<p>Sedangkan terhadap pertanyaan calon presiden yang akan dipilih jika pemilu dilakukan saat ini, hasil survei menunjukkan bahwa Megawati Soekarnoputri masih menempati urutan teratas dengan 23,2 persen.</p>
<p>Urutan kedua ditempati Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan 14,7 persen, diikuti Sri Sultan HB X dengan 8,8 persen, Hidayat Nur Wahid dengan 7,9 persen, Wiranto 7,6 persen, Jusuf Kalla 4,2 persen, dan Gus Dur dengan 3,6 persen.</p>
<p>Sebanyak enam persen responden menjatuhkan pilihannya pada calon-calon presiden lainnya dan 24 persen responden menyatakan belum tahu akan memilih siapa.</p>
<p>&#8220;Menurunnya popularitas SBY sejalan dengan penilaian masyarakat yang sangat rendah terhadap kinerja pemerintahan SBY dalam isu-isu kesejahteraan rakyat,&#8221; kata Nico.</p>
<p>Di sisi lain, hasil survei juga menunjukkan bahwa hampir semua pendukung PDIP akan memilih Megawati pada Pilpres 2009, sementara pendukung partai-partai lainnya termasuk Golkar, akan terpecah dalam menentukan calon presidennya.</p>
<p>Survei atau jajak pendapat tersebut dilakukan pada pertengahan Mei 2008 terhadap 3.000 responden di 13 provinsi yang memiliki total 85 persen jumlah penduduk Indonesia dan mewakili sekitar 76 persen kursi di DPR RI.</p>
<p>Metode survei dilakukan dengan cara wawancara dan tatap muka. Penentuan sampel dilakukan dengan kombinasi &#8220;multi-stage purposive sampling&#8221; dan &#8220;random sampling&#8221;, dengan &#8220;margin of errors&#8221; sebesar plus minus 1,79 persen.</p>
<p>Menurut Nico, dalam melakukan penelitian itu pihaknya juga menerapkan cara baru ketika pertanyaan menyangkut calon presiden dan wakil presiden yang akan dipilih, dengan hanya memperlihatkan foto-foto kandidat, tanpa menyodorkan daftar nama kandidat.</p>
<p>Sementara itu, Direktur Eksekutif CSIS, Hadi Soesastro, mengatakan, hasil survei tersebut merupakan hasil sementara dari sejumlah survei lapangan yang sedang dan akan dilakukan CSIS, untuk mengetahui perilaku pemilih di Indonesia.</p>
<p>Survei serupa terhadap responden yang sama, katanya, juga akan dilakukan pada Oktober 2008 dan Februari 2009.</p>
<p>Survei CSIS ini dilakukan pada pertengahan Mei 2008 terhadap 3.000 responden yang tersebar di 13 provinsi yang memiliki total 85 persen jumlah penduduk Indonesia dan mewakili sekitar 76 persen kursi di DPR RI.</p>
<p>CSIS menggunakan metode survei wawancara dan tatap muka langsung. Untuk penentuan sampel, CSIS melakukan kombinasi multi-stage purposive sampling dan random sampling dengan margin of errors sebesar plus minus 1,79 persen.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/survei-csis-terbukti-pendukung-pks-loyal.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Trailer Film Sang Murabbi</title>
		<link>http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/trailer-film-sang-murabbi.htm</link>
		<comments>http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/trailer-film-sang-murabbi.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 May 2008 01:17:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aditya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[rahmat abdullah]]></category>
		<category><![CDATA[sang murabbi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/trailer-film-sang-murabbi.htm</guid>
		<description><![CDATA[Insya Allah bulan Juli 2008 nanti film layar lebar untuk mengenang Syaikhul Dakwah Ust. Rahmat Abdullah akan diluncurkan di bioskop-bioskop seluruh Indonesia. Nah, biar makin penasaran sekaligus sebagai bagian untuk menambah semangat dakwah kita dalam menyambut pemilihan gubernur Jawa Timur nanti, yuk kita intip sedikit preview filmnya.

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Insya Allah bulan Juli 2008 nanti film layar lebar untuk mengenang Syaikhul Dakwah Ust. Rahmat Abdullah akan diluncurkan di bioskop-bioskop seluruh Indonesia. Nah, biar makin penasaran sekaligus sebagai bagian untuk menambah semangat dakwah kita dalam menyambut pemilihan gubernur Jawa Timur nanti, yuk kita intip sedikit preview filmnya.<span id="more-300"></span></p>
<p><embed width="448" height="361" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" src="http://i250.photobucket.com/flash/player.swf?file=http://vid250.photobucket.com/albums/gg280/suri_Milan/diatasnamacinta-TrailerfilmSangMura.flv"></embed></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pks-sidoarjo.org/lain-lain/trailer-film-sang-murabbi.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
