Salah satu hikmah Hari Ibu adalah refleksi kekuatan peduli. Di saat seorang ibu mendidik anaknya, pada saat yang sama dia peduli kepada penerus bangsanya, pelanjut negerinya, dan pewaris masyarakatnya.
(more…)
Serangkaian Kegiatan Peduli Sosial Menyambut Hari Ibu
Tokoh Wanita Birokrasi
(Jawa Pos, 23/12/08) SIDOARJO – Tri Ratih Agustina, 54, senantiasa menyalakan dan menjaga semangat kaum perempuan agar terus berkobar. Karena itu, pantaslah jika dia dinobatkan sebagai tokoh wanita birokrasi oleh DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sidoarjo pada Sabtu lalu (20/12).
(more…)
Pencabut Duri Bandeng Terima PKS Award
(Republika, 20/12/08) SIDOARJO – Dalam rangka peringatan Hari Ibu, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sidoarjo memberikan penghargaan “PKS Award” kepada Ny Nur Suriati, sosok perempuan pencabut duri bandeng.
Ketua Bidang Wanita DPD PKS Sidoarjo, Lina Ariani di Sidoarjo, Sabtu siang, mengatakan, dipilihnya perempuan asal Kecamatan Sedati ini sebagai salah satu dari delapan “inspiring women” atau perempuan pemberi inspirasi karena kiprahnya mengilhami warga setempat yang mayoritas sebagai petani tambak bandeng di daerah itu.
Kiprah Nur, kata Lina, membuat para petani bandeng itu lebih berkreasi lagi dalam memasarkan produksi mereka. “Tidak saja menjual bandeng-bandeng itu dalam bentuk mentah atau presto yang selama ini sudah dilakukan,” katanya.
Tetapi, melalui sentuhan tangan Nur, para petambak bandeng itu terorganisasi untuk melatih kelompok mereka sendiri membuat bandeng tanpa duri bekerja sama dengan akademi perikanan.
“Apalagi bandeng adalah ikon Sidoarjo. Sangat tepat kiranya sosok Bu Nur kami nilai sebagai wanita penginspirasi bagi kaum hawa di kota ini untuk bidang ekonomi. Dan lagi, kiprahnya riil sudah dirasakan masyarakat di daerah itu,” ujar Lina.
Nur sendiri termasuk satu dari 8 perempuan pemberi inspirasi yang dianugerahi “PKS Award” oleh PKS Sidoarjo. Selain Nur, 7 perempuan lainnya berasal dari 7 bidang berbeda.
Pada bidang birokrasi, penghargaan diberikan kepada Kepala Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan PEmkab Sidoarjo, dr Tri Ratih Agustina. Berikutnya, Endang Suryati untuk bidang lingkungan hidup, Hj Fatma Assegaf dalam bidang keagaman yang dinilai sebagai perekat kerukunan antar umat beragama, dan Jujuk Rusdiya pada bidang sosial kemasyarakatan.
Selanjutnya, Umi Kulsum pada bidang pendidikan dengan penilaian sebagai guru tangguh lantaran jarak tempuh mengajarnya yang relatoif jauh dan harus menyusuri sungai.
Kemudian Nanik Hidayati pada bidang kesehatan sebagai bidan muda berbakat, dan Maryam pada bidang pelestari budaya Sidoarjo karena dediksainya sebagai pengrajin batik tulis Jetis.
Sementara itu, Ketua Panitia 8 Inspiring Women, Sri Utami mengatakan, pemberian award kepada 8 tokoh wanita ini oleh PKS untuk membangun kesadaran politik perempuan dalam peranannya di masyarakat.
Masih satu rangkaian dengan acara itu, kader-kader perempuan PKS juga mambagi-bagikan puluhan bunga mawar kepada pengendara di seputar alun-alun Sidoarjo. – ant/ahR
“8 Tokoh Perempuan Sidoarjo” peraih PKS Award
PKS Award untuk 8 Inspiring Women Sidoarjo
Ada berbagai macam cara untuk menghormati ibu. PKS Sidoarjo, misalnya, Dengan memanfaatkan momentum Hari Ibu dan kebangkitan perempuan Indonesia yang jatuh pada tanggal 22 Desember ini, PKS Sidoarjo akan menganugerahkan “Inspiring Women” kepada 8 tokoh perempuan Sidoarjo. Mereka adalah perempuan-perempuan yang selama ini dinilai sebagai inspirator bagi kemajuan kaum ibu dan perempuan di Sidoarjo.
(more…)
Bantuan RSBI Dua Kali Lipat
(Jawa Pos, 09/12/08) SIDOARJO – Anggaran rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) di Sidoarjo meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Ironisnya, kucuran bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo masih jauh dari harapan.
(more…)
Perangi Pungli di Kecamatan
Komisi A Usui Tambahan Dana Operasional
(Jawa Pos, 12/12/08) Sidoarjo – Masih adanya pungutan liar (pungli) di tingkat kecamatan menjadi perhatian Komisi A DPRD Sidoarjo. Untuk menghapus kebiasaan buruk tersebut, komisi A mengusulkan dana tambahan untuk operasioal 18 kecamatan di Sidoarjo.
(more…)
Dana Operasional untuk Cegah Pungli
(Kompas, 12/12/08) Sidoarjo – Komisi A DPRD Kabupaten Sidoarjo mengusulkan dana operasional 18 kecamatan yang ada di wilayah itu untuk tahun anggaran 2009. Dana operasional ini guna mencegah pungutan liar di kecamatan yang dikeluhkan warga saat mengurus pembuatan kartu tanda penduduk dan akta kelahiran.
(more…)
PKS Sidoarjo Tebar 10.000 Kantong Daging Qurban
Program Tebar Qurban yang di selenggarakan DPD PKS Sidoarjo tahun 2009 ini, mendapat dukungan luas di masyarakat. “Panitia membuka layanan 3 pekan mengumpulkan hewan qurban, alhamdulillah sampai sekarang terkumpul kurang lebih 200-an hewan qurban” kata Hendratno, ketua Panitia Qurban PKS 2009.
(more…)
Ada di Pojok Kertas Suara, PKS ‘Diuntungkan’ KPU
(pk-sejahtera.org, 02/12/08) Mendengar guyonan Ferry, Jazuli pun hanya mengangguk-anggukan kepala sambil senyum-senyum. “Betul itu,” sahut Jazuli singkat.
(more…)
Anggaran Kemiskinan Kecil
(Jawa Pos, 01/12/08) SIDOARJO – Tujuh prioritas pembangunan di Sidoarjo dinilai masih timpang. Ada satu prioritas pembangunan yang anggarannya kurang dari dua persen, sedangkan enam lainnya lebih dari dua persen.
Program yang kurang mendapatkan dana tersebut adalah program pengentasan kemiskinan dan pengangguran. Masalah itu menjadi perdebatan dalam panitia anggaran (panggar) yang tengah membahas RAPBD 2009. Menurut Sekretaris Komisi A Helmi Musa, program tersebut bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup dan mengentaskan pengangguran di Sidoarjo. “Apalagi bagi yang merasakan dampak langsung krisis global,” kata Helmi.RAPBD 2009 kali ini menghabiskan dana sebesar Rp 1,3 triliun. Dana itu digunakan untuk belanja tidak langsung sebesar Rp 800 miliar dan belanja langsung kurang lebih Rp 500 miliar.Kata Helmi, prioritas untuk pengentasan kemiskinan dan pengangguran hanya mendapatkan jatah 1,28 persen dari nilai belanja langsung. Yakni, sekitar Rp 6,6 miliar. Semestinya, lanjut Helmi, program pengentasan kemiskinan mendapatkan 7-10 persen. “Pengangguran semakin meningkat. Jika tidak ditangani dengan serius, dampaknya akan luas bagi kabupaten,” tutur dia. (nuq)
Anggaran Pengentasan Kemiskinan Masih Minim
(Radar Surabaya, 01/12/08) Sidoarjo – Alokasi anggaran untuk program pengentasan kemiskinan dan pengangguran di RAPBD 2009 dinilai masih minim. Sebab, dan kekuatam RAPBD sebesar Rp 1,3 triliun, hanya 1,28 persen yang dialokasikan dari belanja langsung yang nilainya lebih dari Rp 500 miliar.
(more…)
PKS Sidoarjo jaring 8 Tokoh Perempuan Pembangunan
(Kabar Pemilu, 28/11/08) Sidoarjo. Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sidoarjo tengah melakukan penjaringan tokoh-tokoh perempuan pemberi inspirasi bagi pembangunan Sidoarjo untuk dianugerahi penghargaan.
(more…)
SDN Balongdowo Minta Kebijakan Khusus dari Kadindik
(Surabaya Pagi, 15/10/08) SIDOARJO – Meski Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik), Drs H MG Hadi Sutjipto MM mengatakan SDN Balong Dowo tak termasuk sekolah yang direhab, namun Kepala SDN Balongdowo Kecamatan Candi, Sidoarjo, DrsTukiyat tetap bersikukuh akan meminta kebijakan khusus dari Kadiknas untuk segera dilakukan langkah perbaikan terhadap kondisi dua lokal/kelas yang saat ini sudah jebol.
(more…)
Halal Bi Halal 1429 H
Mengundang kehadiran seluruh kader dan simpatisan PKS dalam acara Halal Bi Halal 1429 H DPD PKS Sidoarjo.
Tempat acara di GOR Sidoarjo, pada Ahad 19 Oktober 2008, pukul 08.00 hingga selesai.
Insyallah akan hadir Ustad Anis Matta, Ustad Sigit Susiantomo, dan Ustad Ja’far Tri Kuswahyono.
Acara besar ini terbuka untuk umum.
Taqabballahu Minna Wa Minkum.
RUU Pornografi
Kita, sebagai-mengutip Taufiq Ismail-pemilik sah republik ini, tidak ada lain, meniscayakan untuk berbuat baik kepada negeri ini. Baik kepada tanah dan airnya, baik kepada sungai dan lautnya, baik kepada hutan dan pohonnya, baik kepada flora dan faunanya.
(more…)
PKS Ajukan Konsep Koalisi Nasionalis-Islamis
(Kompas, 11/10/08) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) siap berkoalisi dengan partai politik lain dalam menghadapi pemilihan presiden tahun 2009. Koalisi untuk memperkuat pemerintahan itu didasarkan pada pertimbangan kombinasi nasionalis-Islamis.
(more…)
Empat Desa Tak Masuk APBN
SIDOARJO -23 Oktober 2008 .JAWA POS. Saat ini DPR sedang membahas rancangan APBN 2009. Sebagian warga Sidoarjo terus mengikuti pembahasan RAPBN tersebut. Sebab, itu terkait dengan nasib mereka sebagai korban lumpur Lapindo.Mereka pun masygul karena dalam RAPBN tidak dibahas ganti rugi untuk empat wilayah di Kecamatan Jabon dan Porong. Padahal, empat wilayah tersebut sudah tidak layak untuk ditempati. Draf APBN itu sendiri akan disahkan pada 30 Oktober mendatang.Dari empat wilayah itu, tiga di antaranya masuk Kecamatan Porong. Yaitu, Kelurahan Siring bagian barat, Mindi, dan Jatirejo. Satu wilayah lagi, Desa Besuki sebelah timur bekas jalan tol, masuk Kecamatan Jabon.Fakta tersebut membuat warga di empat wilayah itu semakin emosi. Bahkan, salah seorang warga sempat mengancam akan bertindak sendiri jika pemerintah tidak peduli. Mereka merasa saat ini sudah sangat menderita. Tapi, pemerintah seolah-olah menganggap kawasan tersebut tidak bermasalah. “Kami akan menutup jalan dan tidur di tengah jalan,” ucap Mahmud Marzuki, salah seorang warga Kelurahan Siring.Mahmud mengatakan, banyak peristiwa dan kejadian yang membuktikan bahwa kawasan Siring dan sekitarnya sangat bahaya. Di antaranya adalah gas yang terbakar dan banyaknya semburan disertai gas beracun.Sementara itu, Sekretaris Komisi A DPRD Sidoarjo Helmi Musa menyayangkan tidak dimasukkannya empat wilayah tersebut ke dalam peta. Justru, yang tercantum hanya pembahasan tiga desa yang sudah masuk peta terdampak, yakni di draf RAPBN 2009 pasal 10. “Ada dua ayat yang membahas tiga desa itu (Desa Besuki, Kedungcangkring, dan Pejarakan, Red),” katanya.Dua ayat tersebut, lanjut dia, menjelaskan alokasi dana untuk Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) terkait dengan pelunasan ganti rugi 80 persen. Selain itu, dana dialokasikan untuk bantuan kontrak, tunjangan hidup, biaya evakuasi, serta biaya operasional staf.Pembayaran ganti rugi tersebut, jelas Helmi, akan dilakukan setelah pembelian tanah di dalam peta area terdampak. “Mendahulukan ganti rugi mereka yang rumahnya sudah masuk dalam peta terdampak,” tutur Helmi.Hanya, dia tidak menyebutkan besarnya rupiah yang dialokasikan untuk BPLS pada 2009. Dia hanya memperkirakan sekitar 0,1 persen dari APBN. “Nilainya belum pasti. Pengalaman tahun lalu sekitar 0,1 persen saja,” ujarnya.Dia menerangkan, draf RAPBN itu masih akan dibahas ulang oleh DPR. Walaupun pengesahan RAPBN tinggal seminggu lagi, menurut Helmi, DPR hanya memiliki waktu efektif lima hari untuk membahas anggaran tersebut. “Kami akan perjuangkan untuk perubahan draf dan memasukkan empat desa dalam pasal itu,” lanjutnya.Ketua Pansus Lumpur DPRD Sidoarjo Maimun Siroj mengatakan, DPRD Sidoarjo akan mendesak DPR agar memasukkan alokasi dana ganti rugi bagi warga empat desa di luar peta terdampak itu. “Keadaan mendesak. Warga juga butuh dana untuk evakuasi dan jatah hidup,” tambahnya.Maimun menjelaskan, jika pemerintah pusat tidak memasukkan alokasi dana ganti rugi untuk empat desa itu dalam APBN 2009, dirinya mengharapkan adanya dana tanggap darurat. “Mungkin bukan masuk dalam belanja negara, tapi tetap menganggarkan untuk empat desa,” tutur Maimun.Kata dia, DPRD Sidoarjo telah melakukan koordinasi dengan gubernur Jawa Timur untuk mengirimkan proposal alokasi tanggap darurat kepada DPR sebelumnya. “Kami sudah mengirimnya lebih dari tiga kali dan belum ada jawaban,” katanya.Dalam proposal tanggap darurat itu, pansus mengusulkan adanya uang kontrak, jatah hidup, evakuasi, dan rumah tinggal sementara dengan tipe 36. Untuk memenuhi proposal tersebut, DPRD Sidoarjo mengajukan alokasi dana sebesar Rp 57 miliar.Usul itu tertuang dalam proposal yang juga sudah dikonsultasikan dengan menteri pekerjaan umum (PU). “Semua cara sudah kami tempuh. Keputusan terakhir ada di tangan pusat,” ucapnya.(nuq/riq)
Dikotomi Parpol Islam Tidak Relevan
(Kompas, 27/09/08)Dikotomi partai-partai politik dengan basis Islam atau nasionalis sudah tidak relevan dengan kondisi di Indonesia sebab platform partai-partai politik tidak berbeda jauh. Demikian dikatakan anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera, Hidayat Nur Wahid, seusai mengunjungi Lembaga Pepdidikan Islam Al Hikmah, Surabaya, Jumat (26/9).
(more…)
Caleg PKS Dibaiat Antikorupsi
(Jawa Pos, 04/09/08) JAKARTA – Menjelang berlaga dalam pemilihan umum, sekitar 500 orang calon anggota legislatif PKS berbondong-bondong ke Jakarta. Mereka berkumpul di ruang Binakarna, Hotel Bidakara, Jakarta, untuk mengucapkan sumpah setia antikorupsi.
(more…)
Kiemas Buka Pintu dengan PKS
Koalisi Direalisasikan setelah Pemilu Legislatif
(Jawa Pos, 27/08/08)JAKARTA – Taufiq Kiemas benar-benar lincah dalam melakukan manuver politik. Setelah bergandengan tangan dengan petinggi Partai Golkar, suami Megawati Soekarnoputri itu kemarin bersedia menjadi pembicara dalam diskusi yang digelar PKS (Partai Keadilan Sejahtera).
(more…)
Menderek Suara PKS di Ranah Islam Tradisional
(14/08/08) DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jatim menargetkan mendapat 10% suara dari kawasan daerah pemilihan (Dapil) III Jatim. Padahal, kawasan tersebut dikenal basis kekuatan Islam Tradisional dan nasionalis sekuler.
(more…)
Jadwal Pemilu Legislatif
Penyusunan dan Penetapan DPT
Mulai: 11 Sep 2008
Akhir: 30 Sep 2008
Durasi: 19 hari
(more…)
Daftar (Sebagian) Bacaleg DPR RI 2009-2014
Barusan, saya mendapat daftar bakal calon Anggota DPR RI 2009-2014 dari www.pk-sejahtera.org. Nama-nama yang tertulis di bawah ini adalah mereka yang pernah saya dengar sepak terjangnya melalui media eksternal (berita, opini dan buku) dan internal (diskusi dan bincang-bincang sesama kader partai).
Yang masih menjadi Anggota DPR RI 2004-2009 otomatis tercantum di bawah ini. Daftar lengkap ada di pk-sejahtera.org.
(more…)
Parpol Bertekad Menggarap Perempuan Pemilih
(Informasi dari propinsi sebelah untuk pelajaran bagi Jawa Timur dan Sidoarjo)
(Kompas, 22/08/08) Semarang – Besarnya jumlah perempuan pemilih di Jawa Tengah, yaitu sebanyak 16 juta dari total 26 juta pemilih, mendorong partai-partai politik serius menggarap perempuan pemilih.
(more…)
103 Anggota KORSAD Baru Siap Amankan Pemilu
103 Anggota KORSAD Baru Siap Amankan Pemilu
Kegiatan ini berfungsi untuk mengasah ketrampilan mereka seperti beladiri, teknik-teknik pengamanan pemilu & pilkada, teknik kedisiplinan, teknik bertahan di alam bebas, leadership dan renang.
(more…)
Alamat 

Innalillahi wa inna ilaihi roji'un. Telah berpulang ke rahmatullah, seorang mujahidah, Yoyoh Yusroh. Semoga "amal ibadahnya" diterima di sisi Allah SWT dan menjadi inspirasi bagi kaum muslimin dan rakyat Indonesia.
Melalui Posko Penanggulangan Bencana (P2B),